JAKARTA - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila G. Vorobyova mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan jenis vaksin Sputnik V kepada pemerintah Indonesia untuk penanganan Covid-19. Namun ia berkata bahwa pemerintah Indonesia lebih memilih vaksin jenis Sinovac untuk didistribusikan di Indonesia ketimbang Sputnik V.
“Kami juga mengajukan ke pemerintah indonesia untuk bekerja sama untuk distribusikan vaksin ini, namun pemerintah indonesia memilih sinovac karena dianggap lebih cocok dengan pemerintah indonesia,” jelasnya.
Ia mengatakan, ke depannya vaksin Sputnik buatan Rusia kemungkinan dapat digunakan di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan pasokan vaksin yang akan terus meningkat.
“Untuk tahun ini pemerintah indonesia sudah berkecukupan vaksin namun untuk tahun depan pasti butuh lebih banyak lagi, apa yang kami dengar bahwa Sputnik bisa digunakan untuk program gotong royong,” kata Lyudmila kepada MNC Portal Indonesia, Jakarta (7/10/2021).
Baca Juga: Sebanyak 1.199.250 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia Hari Ini
Lyudmila mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan riset ke Moskow untuk meninjau efektifitas dan kelayakan vaksin Sputnik. Kini pemerintah Rusia tengah melakukan beberapa upaya agar Vaksin Sputnik bisa didistribusikan di Indonesia.
“Pada bulan oktober ketika vaksin Sputnik V Dinyatakan aman lalu mereka riset ke Moskow ke tempat produksinya, meminta dokumennya, akhirnya vaksin Sputnik V telah terdaftar. Dan sekarang ada beberapa prosedur yang harus dilakukan agar vaksin Sputnik V bisa digunakan di indonesia,” terangnya.