Pria Bersenjatakan Busur dan Anak Panah Tewaskan 5 Orang di Norwegia

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 14 Oktober 2021 05:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 18 2485967 pria-bersenjatakan-busur-dan-anak-panah-tewaskan-5-orang-di-norwegia-F9DL7okJ7k.jpg Foto: Reuters.

OSLO - Seorang pria bersenjatakan busur dan anak panah menewaskan lima orang dan melukai dua lainnya dalam serangkaian serangan di kota Kongsberg, Norwegia, Rabu (13/10/2021). Kepolisian setempat mengatakan bahwa tersangka sudah berhasil ditahan. 

"Pria itu menggunakan busur dan anak panah... untuk beberapa serangan," kata kepala polisi Oeyvind Aas kepada wartawan sebagaimana dilansir Reuters. Polisi sedang menyelidiki apakah senjata lain juga telah digunakan, katanya.

BACA JUGA: Anders Breivik, Pembunuh Tersadis di Norwegia Mengganti Namanya 

"Pria itu telah ditangkap... dari informasi yang kami miliki sekarang, orang ini melakukan tindakan ini sendirian," tambah Aas.

Salah satu orang yang terluka adalah seorang polisi yang sedang tidak bertugas.

Koran VG menunjukkan gambar anak panah yang tampak tertancap di dinding bangunan berpanel kayu.

Ini adalah serangan terburuk yang terjadi di Norwegia sejak 2011, ketika ekstremis sayap kanan Anders Breivik menewaskan 77 orang, kebanyakan remaja, dalam sebuah serangan di kamp pemuda.

Serangan pada Rabu terjadi di "area yang luas" dari Kongsberg, sebuah kotamadya berpenduduk sekitar 28.000 orang di tenggara Norwegia, 68 km dari ibu kota, Oslo.

BACA JUGA: Rencanakan Teror, Remaja Ini Dihukum 5 Tahun Penjara

Pemerintah mengatakan polisi telah meluncurkan penyelidikan besar-besaran.

"Laporan yang datang dari Kongsberg malam ini sangat mengerikan," kata Perdana Menteri Erna Solberg dalam konferensi pers.

"Saya mengerti bahwa banyak orang takut, tetapi penting untuk menekankan bahwa polisi sekarang memegang kendali," katanya.

Setelah serangan itu, direktorat polisi mengatakan telah memerintahkan petugas di seluruh negeri untuk membawa senjata api. Polisi Norwegia biasanya tidak bersenjata tetapi petugas memiliki akses ke senjata dan senapan bila diperlukan.

"Ini adalah tindakan pencegahan ekstra. Polisi sejauh ini tidak memiliki indikasi bahwa ada perubahan tingkat ancaman nasional," kata direktorat itu dalam sebuah pernyataan.

Aas mengatakan polisi akan menyelidiki apakah serangan itu merupakan tindakan terorisme.

Menteri Kehakiman dan Keamanan Publik Norwegia, Monica Maeland, telah menerima pembaruan tentang serangan itu dan sedang memantau situasi dengan cermat, kata kementerian itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini