Mengintip Mandi Berujung Perkosaan dan Pembunuhan di Riau, Ini 4 Faktanya

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 19 Oktober 2021 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 340 2488442 mengintip-mandi-berujung-perkosaan-dan-pembunuhan-di-riau-ini-4-faktanya-lBVdJmGwgE.jpg R pelaku pemerkosaan dan pembunuhan di Siak, Riau. (Foto: istimewa)

PEKANBARU - Seorang pengawai honorer Samsat Kabupaten Siak, Riau berinisial NY, tewas mengenaskan setelah diperkosa dan dibunuh oleh pelaku berinisial R. Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan perbuatan keji itu karena tidak tahan setelah melihat korban mandi.

Berikut beberapa fakta terkait kasus ini:

BACA JUGA: Awalnya Ngintip Mandi, Pria Ini Tak Tahan lalu Perkosa dan Bunuh Korban

1. Pelaku adalah tetangga korban

Petugas dari Polres Siak dan Polsek Tualang segera melakukan penyelidikan setelah jasad korban NY ditemukan bersimbah darah pada Sabtu (16/10/2021). Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap empat tetangga korban, salah satunya adalah R.

Belakangan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan R pun mengakui perbuatannya. Kepada polisi, R mengaku awalnya hanya ingin mengintip korban yang sedang mandi.

BACA JUGA: Anak Kandung Penggal Kepala Ayah dan Aniaya Ibu hingga Sekarat

2. Pelaku masuk ke rumah korban melalui plafon

Kepada polisi R mengaku mendengar suara orang mandi dari kosan NY. Kosan keduanya bersebelahan dan plafon mereka menyatu. Sudah yakin kalau yang mandi adalah NY, R kemudian memanjat dinding rumahnya dan bergerak ke plafon dan menuju kamar mandi korban.

Dari atas plafon R mengintip NY yang sedang mandi, tetapi karena tidak tahan dengan birahinya, dia pun turun dan mendatangi korban.

3. Korban tewas dianiaya dan dicekik

Setelah turun dari plafon, R yang membawa pisau menarik NY keluar dari kamar mandi. Namun, gadis berusia 25 tahun itu melakukan perlawanan. R kemudian membenturkan kepala NY ke dinding dan mencekik korban hingga lemas sebelum memperkosa korban yang sudah tidak bergerak.

Jasad NY ditemukan di dalam kamar kosan dengan kondisi bersimbah darah pada Sabtu, 16 Oktober 2021.

4. Pelaku ambil perhiasan dan uang korban

Tidak hanya melakukan perkosaan dan pembunuhan keji, pelaku R juga mengambil harta benda milik korban NY. Ini dilakukan setelah R memastikan NY sudah tidak bernyawa lagi.

Atas perbuatannya, R akan dijerat Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana subsider Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini