Hong Kong Salahkan Taiwan Blokir Ekstradisi Tersangka Pembunuhan

Agregasi VOA, · Kamis 21 Oktober 2021 06:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 18 2489334 hong-kong-salahkan-taiwan-blokir-ekstradisi-tersangka-pembunuhan-kPMOB3xLHz.jpg Hong Kong salahkan Taiwan melindungi pembunuh (Foto: Reuters)

HONG KONG - Hong Kong pada Rabu (20/10) menyalahkan Taiwan karena gagal memberi keadilan bagi seorang perempuan Hong Kong yang terbunuh di Taiwan pada 2018.

Sekretaris keamanan Hong Kong, Chris Tang, mengatakan Taiwan bersalah karena pembunuh yang sudah mengakui tindakannya masih berada di Hong Kong dan belum diekstradisi  ke Taiwan untuk diadili.

Kasus ini berpusat pada Chan Tong-kai, yang dituduh membunuh pacarnya Poon Hiu-wing ketika mereka berlibur ke Taiwan. Dia kemudian kembali ke Hongkong. Karena Hong Kong tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Taiwan, Chan tidak dapat diadili dan malah dituntut dan dijatuhi hukuman atas pelanggaran pencucian uang. Ia sedang menjalani hukuman penjara 29 bulan di Hong Kong.

Chan mengaku membunuh Poon dan menyesal. Ia menyatakan siap untuk diadili di Taiwan. Namun kasus tersebut tidak bisa dilanjutkan karena tidak ada kesepakatan ekstradisi antara Hong Kong dan Taiwan.

(Baca juga: Warga Italia Kabur dari Hotel Karantina Covid-19 di Hong Kong)

Tang mengatakan bahwa ia "bersimpati" kepada ibu Poon, dan ia tahu bahwa Chan berniat melakukan perjalanan ke Taiwan untuk menyerah. Tang menuduh Taiwan melakukan "manipulasi politik" atas masalah ini.

China mengatakan Taiwan adalah bagian dari wilayahnya dan mengancam akan menyatukannya kembali dengan daratan, dengan kekerasan, jika perlu. Hong Kong, di sisi lain, berada di bawah kendali China meskipun wilayah itu masih memiliki otonomi terbatas.

(Baca juga: Hong Kong Dikejutkan Dua Kali Hoaks Bom dalam Pesawat Tujuan China)

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini