Penari Balet Dihukum Penjara 9 Tahun Usai Lakukan Pelecehan Seksual ke Murid-Muridnya

Susi Susanti, Okezone · Kamis 21 Oktober 2021 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 18 2489363 penari-balet-dihukum-penjara-9-tahun-usai-lakukan-pelecehan-seksual-ke-murid-muridnya-GJhhB2nleK.jpg Penari balet dihukum penjara 9 tahun usai lakukan pelecehan seksual ke murid-muridnya (Foto: Met Police)

INGGRIS - Seorang mantan penari utama Balet Nasional Inggris yang menggunakan "ketenaran dan prestise" untuk melakukan pelecehan seksual terhadap murid-muridnya akhirnya dihukum penjara. Melalui persidangan di Isleworth Crown Court, tersangka diputuskan bersalah dan harus menjalani hukuman penjara selama sembilan tahun.

Yat-Sen Chang, 50, diketahui melakukan serangan seksual kepada gadis-gadis dan wanita di Akademi Balet dan Penari Muda Nasional Inggris di London antara Desember 2009 dan Maret 2016.

Sidang mendengar jika penari balet yang terkenal secara internasional dan dihormati di antara murid-muridnya itu telah menggunakan posisinya untuk menargetkan korbannya.

Baca juga: Ratusan Ribu Anak Dilecehkan di Gereja Prancis, Paus Fransiskus: Ini Momen Memalukan

"Untuk bagiannya, dia percaya bahwa ketenaran dan posisinya akan melindunginya dari keluhan, atau dari konsekuensi tindakannya,” terang jaksa Joel Smith.

Selama pengadilan, Hakim Edward Connell memberi tahu Chang bahwa dia pertama kali menggunakan ketenaran dan prestise di dunia balet untuk melecehkan wanita muda, dan kemudian semakin berani ketika para wanita muda tidak melaporkan perilakunya.

Baca juga: Penyelidikan: Ribuan Pedofil Telah Beroperasi di Gereja Katolik, Pelaku Pelecehan hingga 3.200 Pendeta

"Pelanggaran Anda memiliki dampak besar pada semua korban Anda dan Anda tidak menunjukkan penyesalan atas perilaku mengerikan Anda," ujarnya.

Chang sebelumnya didakwa karena 12 tuduhan penyerangan seksual dan satu tuduhan penyerangan dengan penetrasi.

Dalam pernyataan dampak korban yang dibacakan di pengadilan, seorang wanita mengungkapkan bahwa dia merasa "rentan dan mati rasa" dengan apa yang terjadi padanya. Sedangkan korban lain mengatakan Chang telah merusak "sebagian besar masa remaja akhir’ mereka.

"Saya masih merasa dihantui, dilecehkan, dipermalukan dan dihina," terang salah satu korban.

Sementara itu, Chang telah membantah tuduhan itu. Dia menggambarkan dirinya sebagai "pahlawan di dunia balet" dan mengatakan dia tidak tahu"mengapa tuduhan itu ditujukan kepadanya.

Pengacaranya, Kathryn Hirst, mengatakan kliennya menyatakan tidak bersalah dalam masalah ini" tetapi "menerima putusan juri".

Penari balet tersebut, yang telah tinggal di kota pelabuhan Kiel di Jerman selama persidangan, dinyatakan tidak bersalah atas satu tuduhan penyerangan dengan penetrasi.

Seperti diketahui, Chang telah bergabung dengan Balet Nasional Inggris pada 1993 dan menjadi penari utama di perusahaan tersebut hingga 2011. Dia tampil di sejumlah produksi termasuk The Nutcracker, Coppelia, dan Sleeping Beauty.

Bintang kelahiran Kuba itu dituduh menyerang empat perempuan, berusia antara 16 dan 19 tahun, dengan menyentuh mereka secara tidak pantas saat dipijat di sekolah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini