Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Munadi Herlambang Salurkan Bantuan Jasa Raharja Peduli untuk Korban Gempa Bali

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Senin, 25 Oktober 2021 |19:20 WIB
Munadi Herlambang Salurkan Bantuan Jasa Raharja Peduli untuk Korban Gempa Bali
Foto: Dok Jasa Raharja
A
A
A

BALI – PT Jasa Raharja melalui program Jasa Raharja Peduli menyalurkan bantuan atas bencana gempa bumi yang terjadi di Pulau Dewata berkekuatan 4,8 magnitudo, pada 16 Oktober 2021 lalu. Gempa tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah tempat ibadah, rumah warga, fasilitas umum, dan pemerintah serta membuat kerusakan di 29 desa.

Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Munadi Herlambang mengatakan, segenap insan Jasa Raharja merasa prihatin atas bencana gempa bumi yang terjadi di Bali dan berduka cita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia.

Guna mempercepat proses pemulihan, Jasa Raharja memberikan senilai Rp50 juta yang disalurkan secara secara langsung kepada koordinator bencana Satgas Nasional Bencana Daerah PT Pelindo III, yang bertempat di Benoa, Kuta, Bali. Menurut Munadi, bantuan ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat Bali, khususnya daerah yang tertimpa gempa bumi, agar dapat bertahan dalam situasi saat ini dan segera beraktivitas normal kembali.

Selain itu, Jasa Raharja juga memberikan bantuan pembangunan Pura Dang Kahyangan Pura Luhur Kubontingguh, yang berlokasi di Penebel, Tabanan, senilai Rp50.000.000. Turut hadir dalam penyerahan bantuan Anggota Komisi XI DPR RI Agung Wirajaya, para pengempon Pura Kubontingguh, aparat desa setempat dan masyarakat.

“Bantuan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar dalam pendirian tempat ibadah, yang nantinya dapat dipergunakan dalam ritual keagamaan masyarakat Bali,” jelas Munadi Herlambang dalam siaran persnya, di Bali, pada Senin (25/10/2021).

Sebelumnya, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah, bencana gempa bumi yang terjadi di Bali mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan delapan luka-luka. Kerusakan material terjadi di 125 titik di 10 desa di Kintamani, lima titik di lima desa di Bangli, 16 titik di delapan desa di Susut, dan 40 titik di enam desa di Tembuku. Gempa juga mengakibatkan tiga desa terisolasi, yakni Desa Trunyan yang dihuni 1.020 jiwa, Desa Abang Songan 151 jiwa, dan Desa Abang Batudinding sebanyak 726 jiwa.

Gempa juga mengakibatkan terjadinya kerusakan 89 tempat ibadah, 282 rumah warga, 91 fasilitas umum, dan 5 fasilitas pemerintah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement