Baru Dilantik, Gubernur di Iran Ditampar Seorang Pria Saat Pidato di Podium

Vanessa Nathania, Okezone · Senin 25 Oktober 2021 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 18 2491366 baru-dilantik-gubernur-di-iran-ditampar-seorang-pria-saat-pidato-di-podium-N5Z8ig2YaC.jpg Foto: Ruptly.

TEHERAN – Seorang gubernur provinsi yang baru dilantik di Iran ditampar di atas panggung saat memberikan pidato, oleh seorang perwira militer yang marah. Insiden itu terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

Diwartakan RT, insiden yang terjadi pada Sabtu (24/10/2021) itu bermula saat gubernur Provinsi Azerbaijan Timur yang baru diangkan, Abedin Khorram, berdiri di atas panggung dan bersiap memberikan pidato pelantikan. Tiba-tiba seorang pria berjalan dari sisi panggung dan menampar Khorram dengan keras di sisi wajahnya.

BACA JUGA: Siapakah Ebrahim Raisi, Tokoh Garis Keras yang Akan Menjadi Presiden Baru Iran

Seorang perwira militer yang dilaporkan marah karena istrinya dipaksa menerima suntikan vaksin Covid-19 dari seorang pria, mengganggu pelantikan gubernur provinsi terbaru Iran dengan berjalan di atas panggung dan menampar pejabat tersebut.

Pukulan itu begitu keras sehingga bergema melalui auditorium. Potongan video menunjukkan Khorram berbalik ke arah penyerang, yang menantang dan mendorong si gubernur, sebelum petugas keamanan bergegas naik ke panggung.

BACA JUGA: Presiden Baru Iran Janji Diplomasi untuk Cabut Sanksi AS

Beberapa petugas keamanan menarik pria itu dari panggung dan masuk ke ruang samping.

Kantor berita resmi Iran, IRNA mengatakan penyerangan dimotivasi oleh “alasan pribadi,” meskipun Khorram kemudian mengatakan kepada hadirin bahwa dia tidak mengenal pria itu. Kantor berita Iran, Fars mengatakan penyerang marah karena istrinya harus mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dari seorang perawat pria.

Khorram, mantan komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) elit Iran, tetap tenang selama pelanggaran keamanan yang jarang terjadi itu dan tidak mencoba untuk menyerang balik penyerangnya.

Khorram dilaporkan merupakan salah satu di antara 48 warga Iran yang diculik oleh pejuang anti-pemerintah di Suriah pada 2013. Warga negara Iran itu kemudian dibebaskan dengan imbalan lebih dari 2.000 militan.

Gubernur baru itu, kembali ke panggung setelah ketertiban dipulihkan dan menyinggung waktunya di Suriah, membandingkannya dengan diserang pada pelantikannya.

“Saya tidak mengenalnya, tentu saja,” kata Khorram tentang si penyerang, “tetapi Anda harus tahu bahwa meskipun saya tidak ingin mengatakannya, ketika saya berada di Suriah, saya akan dicambuk oleh musuh 10 kali sehari dan akan dipukuli. Mereka akan menodongkan pistol ke kepalaku. Saya menganggap dia (penyerang) setara dengan musuh-musuh itu, kendati demikian maafkan dia.”

IRNA mengatakan penyerang adalah anggota Korps Ashoura IRGC, yang dulu diawasi Khorram. Presiden Ebrahim Raisi mengangkat Khorram sebagai gubernur provinsi barat laut Azerbaijan Timur pada 17 Oktober.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini