ASUNCION – Insiden kebakaran di sebuah supermarket di Asuncion, Paraguay 17 tahun silam telah memakan ratusan korban tewas dan luka-luka.
Insiden yang terjadi pada 1 Agustus 2004 di Supermarket Ycua Bolanos di Asuncion itu menjadi salah satu insiden kebakaran terburuk yang pernah terjadi sepanjang sejarah masa damai Paraguay.
Berikut adalah fakta di balik kebakaran hebat supermarket di Paraguay tersebut.
1. Menewaskan Ratusan Korban
Peristiwa kebakaran kala itu diketahui berada di kawasan komersial yang terdiri dari restoran, kantor hingga parkir. Kebakaran bahkan memicu dua kali ledakan di lantai dasar.
Sebanyak 327 orang tewas dan lebih dari 400 lainnya mengalami luka-luka dalam kebakaran di sebuah supermarket di Asuncion, Paraguay.
2. Korban Tidak Bisa Menyelamatkan Diri
Kebakaran membuat situasi mencekam. Para pengunjung dan karyawan menyelamatkan diri. Namun berdasarkan info banyak pengunjung yang terjebak hingga tidak bisa menyelamatkan diri.
Tingginya jumlah korban tersebut diduga karena pemilik supermarket memerintahkan penjaga keamanan untuk mengunci pintu saat kebakaran terjadi. Hal itu dilakukan untuk mencegah penjarahan dan orang yang belum membayar belanjaannya keluar.
Baca juga: Bangun Terowongan, 75 Napi Kabur dari Penjara Paraguay
3. Pemilik Supermarket dan Anaknya Dijadikan Tersangka
Atas peristiwa kebakaran naas tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan kepada para saksi dan langsung membekuk pemilik supermarket.
Pemilik supermarket diketahui bermana Juan Pio Paiva dan anaknya, Victor Daniel akhirnya ditangkap sebagai tersangka dan harus menjalani persidangan. Penjaga keamanan Daniel Areco pun turut dalam persidangan.
4. Hukuman Penjara
Akhirnya, pemilik supermarket Paiva divonis 12 tahun penjara, sedangkan putranya Victor 10 tahun penjara, dan penjaga keamanan Daniel Areco 5 tahun penjara. Meskipun vonis itu menyebabkan kemarahan dari keluarga korban, yang merasa hukuman terlalu ringan.
5. Kronologi Kejadian
Insiden terjadi pada 1 Agustus 2004 di Supermarket Ycua Bolanos di Asuncion. Insiden ini menjadi salah satu insiden kebakaran terburuk yang pernah terjadi sepanjang sejarah masa damai Paraguay.
Api berasal dari sebuah cerobong yang rusak dan menyebabkan ledakan dan kebakaran yang menyebar cepat di supermarket berlantai tiga itu. Api berkobar selama tujuh jam sebelum dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Jaksa Edgar Sanchez, yang memimpin penyelidikan, mengatakan seorang penjaga keamanan mengatakan kepada pihak berwenang bahwa pada awal kebakaran dia menerima perintah melalui radio untuk mengunci pintu guna mencegah pencurian.
Pemilik supermarket Paiva dan putranya telah membantah keras laporan itu.
Diwartakan Reuters, pada Februari 2008 pengadilan menjatuhkan vonis terhadap Paiva, putranya, seorang penjaga keamanan, dan pemegang saham utama supermarket. Hukuman penjara mulai dari 2,5 tahun hingga 12 tahun atas dakwaan kelalaian yang menyebabkan kematian dan membahayakan orang di tempat kerja.
Pengadilan memutuskan bahwa selain jumlah korban yang besar, supermarket itu juga tidak memiliki sistem deteksi kebakaran yang efektif dan pengadilan mengatakan mereka gagal memenuhi standar keselamatan minimum, termasuk pintu keluar darurat yang layak.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.