Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kembangkan Budaya Membaca, Gubernur Anies Siapkan Pasar Buku dan Taman Literasi

Kevi Laras , Jurnalis-Jum'at, 29 Oktober 2021 |12:02 WIB
 Kembangkan Budaya Membaca, Gubernur Anies Siapkan Pasar Buku dan Taman Literasi
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan (foto: Sindo)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mencanangkan Pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang bertempat di Taman Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan. Guna mempertahankan dan meningkatkan tradisi literasi di Ibu Kota.

“Sore hari ini, kita sama-sama menyaksikan pencanangan pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Taman literasi ini merupakan wujud dari keseriusan kami di Pemprov DKI Jakarta untuk membangun dan menguatkan tradisi literasi di kota ini,” ujarnya sebagaimana dalam keterangan tertulis dikutip pada Jumat (29/10/2021)

Baca juga:  Inspiratif, Pemuda Gelar Kegiatan Baca di Alam Terbuka Ajarkan Literasi pada Anak

Lebih lanjut, ia menjelaskan mengapa pencanangan ini dilakukan pada tanggal 28 Oktober, yang mana pada tanggal ini anak-anak muda bangsa menyepakati bahasa persatuan, bahasa Indonesia, dan dari bahasa persatuan itulah muncul karya-karya tulis dan literatur yang amat banyak.

“Maka dari itu, kita siapkan pasar buku dan taman literasi tempat berkumpulnya para penerbit dan pegiat literasi untuk memajukan peradaban kota ini lewat karya literatur. Lalu, dipilihlah tempat ini. Taman Martha Christina Tiahahu,” tambahnya.

Baca juga:  Tingkatkan SDM saat Pandemi, Anak-Anak Didorong Rajin Membaca

Pria yang akrab disapa Anies berharap, dengan adanya Taman Literasi Martha Christina Tiahahu ini menjadi penyemangat untuk peningkatan minat baca dan daya baca. Jakarta tetap harus ikut berkontribusi di dalam peningkatan dua hal tersebut, kendati indeks aktivasi literasi membaca yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan di tahun 2019 menunjukkan Provinsi DKI Jakarta menempati posisi tertinggi dari 34 provinsi dengan angka indeks 58,16%.

“Ini belum cukup. Kami ingin agar anak-anak muda lebih banyak lagi melakukan kegiatan literasi dan taman ini nantinya menjadi tempat berkumpul penerbit, penulis, kemudian budayawan, seniman yang mereka semua nantinya akan melakukan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan literasi,” jelasnya

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement