Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pangeran Diponegoro Dapat Sumbangan Emas dan Uang dari Warga untuk Berperang

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 01 November 2021 |05:23 WIB
Pangeran Diponegoro Dapat Sumbangan Emas dan Uang dari Warga untuk Berperang
Pangeran Diponegoro (Foto : Istimewa)
A
A
A

PANGERAN  Diponegoro melakukan perlawanan kepada Belanda, melalui sebuah perang yang dikenal dengan perang Jawa. Konon di perang Jawa inilah Belanda cukup kesulitan mengalami pengeluaran cukup besar.

Tetapi tak hanya Belanda saja yang mengeluarkan biaya cukup besar, pasukan yang dipimpin Diponegoro pun juga demikian.

Pangeran Diponegoro dan pasukannya mengumpulkan dana - dana sendiri dari masyarakat. Ada banyak cara yang mereka lalukan mulai memungut pajak untuk perang dari rakyatnya, hingga memobilisasi persenjataan.

Dikisahkan dalam buku "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro 1785 - 1855" tulisan Peter Carey, Diponegoro dan Pangeran Mangkubumi yang sebelumnya menjadi wali sultan dan tak bersepakat dengan keraton, memutuskan melakukan perlawanan kepada Belanda.

Mereka menghimpun kekuatan hingga tiba di daerah Selarong. Di sini para petani penyewa dan petani penggarap di tanah - tanah milik Pangeran Diponegoro telah siap dimobilisasi.

Sebenarnya sekitar tiga bulan sebelum berkumpul, peristiwa serangan Belanda atas Tegalrejo, pangeran sudah mulai membebaskan pajak - pajak, dan mengumpulkan dana - dana untuk membiayai perang.

Baca Juga : Masjid Krenceng Blitar. Didirikan Laskar Diponegoro Sekaligus Tempat Sembunyi Soeprijadi

Pendanaan perang pada awalnya mengandalkan sumber - sumber tradisional. Para pangeran dan priyayi Yogya menyumbang emas, permata, uang, dan barang berharga lainnya. Semua sumbangan ini dibawa ke medan perang oleh istri - istri dan putri - putri mereka. Suatu sistem yang sangat menyentuh, yang terulang kembali pada masa Revolusi Indonesia.

Konon iring - iringan konvoi Belanda yang membawa logistik juga diserang oleh warga, dan hasil rampasan awal ini digunakan untuk membiayai pertempuran-pertempuran.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement