Share

Digusur, Penghuni Rumah Dinas USK Luapkan Kekecewaan

Taufan Mustafa, iNews · Senin 01 November 2021 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 340 2495023 digusur-penghuni-rumah-dinas-usk-luapkan-kekecewaan-Y5zz6nynfX.jpg Penggusuran rumah dinas dosen Universitas Syiah Kuala (Foto: Taufan Mustafa)

BANDA ACEH - Warga penghuni rumah dinas dosen Universitas Syiah Kuala (USK) merasa kecewa dengan penggusuran secara paksa oleh Satpol PP dengan pihak USK. Mereka kecewa lantaran rumah yang telah ditempati lebih dari 40 tahun ini dibongkar tanpa ada rasa iba kepada keluarga perintis kampus USK.

Delapan rumah dinas dosen USK dibongkar petugas Satpol PP dibantu TNI Polri serta petugas keamanan USK. Sejumlah barang milik warga dikosongkan dari dalam rumah dan bangunannya juga dibongkar secara langsung.

Baca Juga:  Pengosongan Rumah Nenek 93 Tahun Milik PT KAI Berakhir Ricuh

Meskipun pihak USK telah melayangkan surat pemberitahuan kepada penghuni rumah secara berulang kali, namun warga saat itu tetap bertahan untuk memperoleh kejelasan terkait kepemilikan aset tanah tersebut.

Hingga saat ini, pembongkaran terus dilakukan oleh petugas, semua pintu rumah dan jendela dibongkar petugas di lokasi, termasuk perabotan serta makanan yang belum sempat dimakan juga harus dibawa keluar oleh petugas.

Kasatpol PP Banda Aceh Ardiansyah mengatakan, pihaknya menjalankan tugas untuk melakukan penertiban, namun saat pertama dilakukan sempat terjadi negosiasi alot dengan warga. Namun, penggusuran tetap harus dilakukan untuk kepentingan umum bukan kepentingan pribadi.

Sementara warga setempat, Hafiz Mubarak mengatakan, kecewa dengan sikap penggusuran paksa ini. Keluarganya merasa kecewa lantaran mereka telah menghuni rumah tersebut sejak 40 tahun lebih.

Baca Juga:  Ibu-Ibu Pendemo Nangis Histeris hingga Dirikan Tenda di Kantor BPN Bekasi

Saat ini, proses pembongkaran rumah tersebut terus dilakukan oleh petugas, sejumlah barang perabotan dan lainnya telah dikeluarkan petugas dari dalam rumah, namun sejumlah warga kebingungan untuk membawa barang mereka, lantaran tidak ada tempat lain.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini