Tak Sempat Kabur, Bapak dan Anak Tertimbun Material Banjir Bandang di Kota Batu

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 04 November 2021 21:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 519 2496899 tak-sempat-kabur-bapak-dan-anak-tertimbun-material-banjir-bandang-di-kota-batu-myTDYaaFmu.jpg Banjir bandang di Kota Batu. (Foto: Istimewa)

KOTA BATU - Banjir bandang yang menerjang Kota Batu memakan korban. Dua warga yang merupakan bapak dan anak terpendam material dalam kejadian ini, Kamis (4/11/2021).

Sang bapak bernama Fery (30) dan anaknya yang masih berusia dua tahun. Mereka adalah warga Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang dinyatakan terpendam material banjir bandang di rumahnya.

Seorang tetangga korban Agus Budiono mengatakan, Fery dan anaknya telat beranjak dari rumahnya saat banjir bandang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

"Ibu dan istrinya sempat kabur. Tapi dia (Fery dan anaknya) tidak sempat kabur," kata Agus Budiono.

Dua alat berat ekskavator digunakan dalam proses pencarian kedua korban. Evakuasi sudah dilakukan sejak pukul 17.00 WIB. "Proses evakuasi sudah dari tadi sekitar jam 17.00 mau Magrib," tutur dia.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Kota Batu dan Malang, 15 Orang Hanyut

Keberadaan Fery dan anaknya belum diketahui hingga kini. Rumahnya yang berada di tepian anak Sungai Brantas hancur terkena terjangan arus banjir bandang.

Tim penyelamat gabungan dari BPBD, tim SAR, kepolisian, TNI, dibantu sejumlah relawan masih melakukan pencarian di lokasi keberadaan keduanya.

Hingga pukul 20.30 WIB, tim gabungan masih belum menemukan kedua korban. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, selain dua warganya di Desa Gintung, juga terdapat warga lainnya yang belum ditemukan.

"Ada peternak di Jalan Dieng Kecamatan Bumiaji yang juga belum ketemu sampai saat ini masih dicari. Yang dua di sini itu kemungkinan ke pendem (terpendam) kami masih mencari," kata dia. 

Punjul mengatakan hingga kini Forkopimda Kota Batu masih fokus untuk mencari tiga korban yang belum ditemukan itu. 

"Dan tadi ada sembilan orang yang sempat hilang dan sudah ditemukan. Jadi ada 11 awalnya yang hilang. Dan sekarang tinggal 3. Kesembilan orang itu sudah ditemukan," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini