Dia menambahkan peningkatan ekspor berlanjut memasuki periode Januari-September 2021, ekspor pertanian mencapai Rp 450 triliun, tumbuh 45,36 persen. Ini bukti bahwa pertanian kita luar biasa dan ke depan harus kita tingkatkan karena dunia membutuhkan pangan dari Indonesia.
Lebih lanjut SYL mengatakan untuk langkah kongkret peningkatan volume ekspor ke depan yakni dengan mengoptimalkan segala potensi pertanian di semua daerah untuk dapat menghasilkan produk pangan kualitas ekspor. Selanjutnya, membangun kemitraan dengan berbagai stakeholder untuk sama-sama menggerakan pengembangan komoditas pertanian, termasuk pangan lokal yang memiliki keunggulan rasa dan nilai gizi tinggi.
"Hari ini adalah langkah Kementan bersama mitra untuk mendorong hilirisasi pertanian yang kongkret. Kita berharap kerja sama dengan perhotelan bisa memanfaatkan pangan lokal. Sehingga, setiap hotel ada produk pangan lokal yang tidak kalah hebatnya dengan makanan dari luar," ucapnya
"Setelah hilirisasi kita fokus pada ekspor. Oleh karena itu kita terus membangun jaringan dengan semua pihak untuk terus bergerak melakukan ekspor. Pangan kita adalah komoditas tropis, jadi rasanya berbeda dengan negara lain," ujar SYL.
CM
(Fitria Dwi Astuti )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.