Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

12 Penumpang Menghilang saat Pesawat Mendarat Darurat, Polisi Selidiki Iklan Facebook Misterius

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 08 November 2021 |10:53 WIB
12 Penumpang Menghilang saat Pesawat Mendarat Darurat, Polisi Selidiki Iklan Facebook Misterius
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

MADRID – Salah satu bandara tersibuk di Spanyol, Palma de Mallorca, ditutup selama hampir empat jam setelah 12 penumpang ‘menghilang’ dari pesawat tujuan Turki yang melakukan pendaratan di bandara tersebut. Insiden itu diselidiki sebagai sebuah upaya dari migran untuk masuk ke Spanyol secara ilegal.

Menurut laporan Guardia Civil, penerbangan Air Arabia Maroc dari Casablanca, Maroko ke Istanbul, Turki melakukan pendaratan darurat di bandara Palma de Mallorca setelah laporan tentang seorang penumpang yang sakit.

BACA JUGA: Unta Kabur dari Sirkus dan Jelajahi Jalan-Jalan di Madrid

Ketika pintu pesawat dibuka pada Jumat (5/11/2021) sekira pukul 20.30, sekelompok 21 penumpang lari dari pesawat, kata pemerintah daerah pada Sabtu (6/11/2021).

Kepada wartawan Juru Bicara Pemerintah Daerah Aina Calvo mengatakan bahwa insiden itu “belum pernah terjadi sebelumnya” di Spanyol. Polisi telah menangkap 12 orang, termasuk penumpang yang “sakit”, yang telah dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan sembuh.

Pihak berwenang masih memburu 12 orang lainnya yang masih menghilang.

Calvo mengatakan bahwa polisi sedang mencoba untuk mencari tahu mengapa para penumpang melarikan diri dan apakah itu rencana yang diatur atau insiden yang terisolasi. Dia menambahkan bahwa tak satu pun dari mereka yang ditangkap telah mencoba untuk mengklaim suaka di Spanyol.

BACA JUGA: Pria Tewas Diseruduk di Festival Banteng

Polisi meyakini seluruh insiden adalah sebuah “tindakan yang dipicu adanya kesempatan” sampai mereka menemukan sebuah iklan Facebook yang merekrut orang untuk berpartisipasi dalam sebuah rencana yang mirip dengan yang terjadi di Palma de Mallorca pada Jumat.

Dalam posting itu, penulis, mencari sekira 40 orang untuk sebuah rencana yang juga melibatkan orang berpura-pura sakit untuk memaksa pendaratan pesawat darurat untuk sampai ke Spanyol.

Menurut rencana itu, satu orang juga akan bertanggung jawab untuk "menangani GPS" untuk memastikan waktunya tepat. Sementara itu, yang lain akan mulai aktif mendesak orang yang "sakit" mendapatkan bantuan jika kapten menolak melakukan pendaratan darurat.

Iklan yang ditulis dalam bahasa Arab memiliki lebih dari 6.500 tampilan sebelum dihapus, El Pais melaporkan. Polisi terus menanyai para penumpang yang ditahan, meskipun sejauh ini mereka belum menjalin hubungan yang “jelas dan dapat diidentifikasi” antara para tahanan, tambah media.

Mereka yang ditahan akan diadili pada Senin (8/11/2021), menghadapi deportasi ke negara asal mereka. Patroli Pamong Praja dan Polri terus melakukan pencarian terhadap sisa 12 penumpang yang masih buron.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement