JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan sejumlah program untuk memitigasi dampak perubahan iklim La Nina. Salah satunya adalah menyiapkan brigade La Nina.
“Brigade La Nina ini kita siapkan untuk menanggulangi dampaknya terhadap sektor pertanian,” ujar Sekretaris Jenderal Kasdi Subagyono saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPR RI, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (9/11/2021).
Brigade La Nina ikut diisi unsur Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan jaringan alumni Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang ada di seluruh Indonesia.
Selain itu, Kementan juga akan terus berkoodinasi dengan pemerintah daerah dan melakukan mapping wilayah rawan banjir. BMKG telah memetakan wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan tinggi hingga berpotensi banjir dengan kategori menengah.
Baca Juga: Ancaman La Nina, Mentan: Jangan Bergantung pada Padi