Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Xi Jinping Rilis 'Resolusi Bersejarah', Sejajar dengan Mao Zedong dan Deng Xiaoping

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Jum'at, 12 November 2021 |16:36 WIB
Xi Jinping Rilis 'Resolusi Bersejarah', Sejajar dengan Mao Zedong dan Deng Xiaoping
Xi Jinping (Foto: Reuters)
A
A
A

Deng dan Mao menggunakan resolusi mereka untuk memutuskan hubungan dengan masa lalu. Resolusi pertama, yang diadopsi dalam pleno partai pada tahun 1945, membantu Mao mengonsolidasikan kepemimpinannya sehingga ia memiliki otoritas penuh ketika menyatakan pembentukan Republik Rakyat China pada 1949.

Ketika Deng mengambil alih kepemimpinan pada 1978, ia memprakarsai resolusi kedua pada 1981. Kala itu Deng mengkritik "kesalahan" Mao selama Revolusi Kebudayaan dari tahun 1966 hingga 1976, yang mengakibatkan jutaan kematian. Deng juga menetapkan dasar-dasar untuk reformasi ekonomi China.

Namun, tidak seperti resolusi-resolusi sebelumnya, Xi malah ingin menekankan kontinuitas, menurut Ni. Bagaimanapun, resolusi Xi muncul pada saat China telah menjadi kekuatan global - sesuatu yang hampir tak terbayangkan beberapa dekade yang lalu.

"Negara ini sedang berdiri pada titik tempat mereka dapat melihat kembali pertumbuhan yang signifikan dalam ekonomi, militer, serta pengakuan statusnya sebagai kekuatan besar dunia, dengan PKC serta kepemimpinannya begitu mengakar tanpa oposisi di dalam negeri," kata Chong.

"Dalam beberapa hal, PKC dengan Xi di pucuk pimpinannya telah mencapai puncak prestasi bagi partai dan bagi China," tuturnya.

Namun, politik bisa "mengejutkan", kata para pakar, dan terlepas dari semua bukti bahwa Xi akan mempertahankan kepemimpinannya di masa depan, apapun bisa terjadi. "Politik elite di China sangat keruh, jadi ada banyak yang tidak kita ketahui," kata Ni.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement