Share

Viral! Cuplikan Video Bupati Banyumas : Kami Kepala Daerah Takut OTT!

Tentya Noerani Dewi Richyadie, · Minggu 14 November 2021 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 14 340 2501493 viral-cuplikan-video-bupati-banyumas-kami-kepala-daerah-takut-ott-gaeKmagQXM.jpg Foto: Tangkapan layar.

JAKARTA - Bupati Banyumas Achmad Husein viral di media sosial, setelah beredarnya cuplikan video pernyataan dirinya tentang operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Cuplikan video tersebut berawal saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengundang dan mengumpulkan seluruh Bupati dan Walikota Jawa Tengah serta pimpinan DPRD untuk mengikuti rapat koordinasi. Pertemuan yang bertajuk Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi itu dihadiri oleh Firli Bahuri, Ketua KPK, dan digelar di Semarang pada Kamis (11/11/2021)

BACA JUGA: KPK Tangkap 8 Orang terkait OTT di Riau, Salah Satunya Bupati Kuansing

Sebagai ketua KPK, Firli menyampaikan arahan dan edukasi mengenai hal-hal yang berpotensi tindak korupsi, sekaligus bagaimana mencegah dan membentengi diri agar tidak terlibat dalam praktik korupsi.

Selain itu, dalam rapat koordinasi ini para bupati dan walikota juga mendapat kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya terkait hal tersebut.

BACA JUGA: Ini Pesan Ketua KPK kepada Kepala Daerah

Salah satu di antara beberapa pemimpin daerah yang turut berbicara dan seketika menjadi sorotan publik adalah curhatan Bupati Banyumas, Achmad Husein. Pasalnya, ia mengaku takut terhadap Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK yang digunakan sebagai strategi dalam menangkap koruptor.

"Kami para kepala daerah, kami semua takut dan tidak mau di-OTT. Maka kami mohon kepada KPK sebelum OTT, mohon kalau ditemukan kesalahan, sebelum OTT kami dipanggil dahulu. Kalau ternyata dia itu berubah, ya sudah lepas begitu. Tapi kalau kemudian tidak berubah, baru ditangkap Pak," kata Achmad Husein, dilansir dari unggahan Tiktok pada akun @Bukan Mahasiswa Biasa, Minggu (14/11/2021).

Karena video viral nya tersebut, Achmad Husein memberikan klarifikasinya. Husein mengungkapkan, video tersebut merupakan cuplikan kegiatan diskusi dalam ranah tindak pencegahan yang diadakan oleh Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK, bukan penindakan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini