CAPE TOWN – Pemerintah Afrika Selatan menarik dukungannya untuk Miss Afrika Selatan dalam kontes Miss Universe yang akan diadakan di Israel bulan depan. Langkah itu diambil sebagai bentuk protes Afrika Selatan terkait perlakuan Israel terhadap warga Palestina.
Ada seruan agar Miss Afrika Selatan Lalela Mswane memboikot kontes tersebut, meskipun penyelenggara mengatakan hal itu tidak boleh dipolitisasi.
BACA JUGA: Afrika Selatan Akan Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel
Pihak yang menentang partisipasi Afrika Selatan dalam kontes tersebut mengatakan bahwa mereka telah hidup di bawah rezim apartheid dan karena itu tidak dapat mendukung apa yang sedang terjadi di Israel.
Dalam sebuah pernyataan yang dilansir BBC, kementerian seni dan budaya Afrika Selatan mengatakan bahwa "kekejaman yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina didokumentasikan dengan baik" dan kementerian tidak dapat "dengan hati nurani yang baik mengasosiasikan dirinya dengan hal itu".
Israel sebelumnya membantah melakukan kekejaman dan menolak tuduhan bahwa perlakuannya terhadap warga Palestina sama dengan apartheid.
BACA JUGA: Afrika Selatan: Kemerdekaan Palestina Tetap Prioritas
Menteri Nathi Mthethwa mengatakan bahwa Mswane seharusnya mengundurkan diri demi kedudukan global Afrika Selatan "dibandingkan dengan satu acara yang dapat menjadi bencana bagi masa depannya dan kedudukan publiknya sebagai seorang wanita muda kulit hitam".
Kontes Miss Universe di Israel akan diadakan pada 12 Desember.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.