Penerbangan pun dilakukan. 130 wanita pesepakbola ini tiba di bandara Stansted tadi malam. Mereka akan menghabiskan 10 hari ke depan untuk karantina.
"Kami telah mencapai tujuan pertama kami," ujar Popal kepada BBC.
"Tujuan selanjutnya adalah bekerja dengan organisasi sepakbola untuk membantu mereka memulai karir baru di sepakbola,” lanjutnya.
"Begitu banyak orang yang terlibat," ungkapnya.
"Ini adalah hal tersulit yang pernah saya lakukan dalam hidup saya,” tambahnya.
Dalam misi penyelamatan terpisah, tim nasional wanita diterbangkan ke Australia sebagai bagian dari evakuasi massal Barat pada Agustus lalu. Dan anggota tim putri Afghanistan diberikan suaka di Portugal. Namun kala itu, lusinan pesepakbola wanita muda Afghanistan tetap terjebak di Afghanistan, putus asa mencari jalan keluar.
(Susi Susanti)