Share

Didanai Artis Kim Kardashian, 130 Pesepakbola Wanita Afghanistan Terbang ke Inggris

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 19 November 2021 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 19 18 2504269 didanai-artis-kim-kardashian-130-pesepakbola-wanita-afghanistan-terbang-ke-inggris-qqXz2wr9Ut.jpeg Pesepakbola wanita Afghanistan tiba di Inggris didanai artis Kim Kardashian (Foto: AFP/Twitter)

INGGRIS - Hampir sekitar 130 perempuan pesepakbola Afghanistan telah terbang ke Inggris, puncak dari upaya penyelamatan luar biasa yang dimulai setelah Taliban merebut kekuasaan.

Operasi yang memakan biaya besar itu menyatukan sejumlah tokoh yang tidak biasa, mulai dari olahragawan Muslim hingga mata-mata, dermawan, dan seorang rabi Hasid.

Gadis-gadis itu - berusia antara 13 dan 19 tahun - tiba dari Pakistan semalam. Penerbangan mereka dibantu oleh organisasi bantuan Yahudi dan dibayari oleh bintang ternama asal Amerika Serikat (AS), Kim Kardashian-West.

"Ini misi Tercapai," kata Khalida Popal, mantan manajer tim nasional wanita Afghanistan, yang mengoordinasikan penyelamatan mereka dari Denmark.

“Saya sangat senang dan bangga dengan gadis-gadis ini. Mereka trauma. Mereka telah melalui banyak hal dan berhasil tetap kuat. Sekarang mereka dapat memulai hidup baru dan menghirup kebebasan,” lanjutnya.

Baca juga: Ketika Taliban Gelar Parade Militer dengan Peralatan AS dan Rusia

Rabbi Moshe Margaretten, Presiden & Pendiri kelompok bantuan Yahudi, Asosiasi Tzedek, menyatakan kelegaannya.

"Sebagai putra dan cucu dari korban Holocaust, saat orang-orang saleh non-Yahudi melangkah ke piring untuk membantu menyelamatkan begitu banyak orang Yahudi, saya tahu dalam hati saya bahwa kita harus ada untuk orang lain pada saat mereka membutuhkan di waktu yang tepat. saat nyawa mereka terancam," terangnya.

Para remaja, sebagian besar dari provinsi Afghanistan, semuanya takut akan nyawa mereka ketika Taliban merebut kota-kota mereka. Beberapa keluarga mereka telah menerima ancaman pembunuhan.

Baca juga: Tak Takut dengan Taliban, Timnas Afghanistan Tetap Kibarkan Bendera dan Kumandangkan Lagu Nasional saat Hadapi Timnas Indonesia

"Orang-orang mencari mereka di rumah-rumah," kata Popal kepada BBC.

Mereka pun memutuskan pergi ke Kabul dan dievakuasi ke negara Teluk Qatar pada akhir Agustus lalu.

Mereka hampir terlihat di bandara ketika mereka ditarik dari bus karena peringatan keamanan. Dua jam kemudian, bandara dihantam bom bunuh diri, menewaskan lebih dari 180 orang. Jadi mereka bersembunyi.

Sepuluh hari kemudian, setelah lobi intens atas nama mereka, mereka diberi izin pribadi dari Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, untuk menyeberangi perbatasan.

Tetapi mereka hanya memiliki visa Pakistan sementara. Dengan waktu yang terus berjalan, upaya untuk menemukan rumah baru bagi mereka dimulai.

Gadis-gadis itu mendapat dukungan dari ketua klub Leeds United Football Andrea Radrizzani. Mereka juga memiliki hubungan ke ke pemerintah Inggris - melalui rantai mantan penerjemah untuk militer Inggris dan veteran berpengaruh. Bulan lalu, mereka diberikan visa.

Tetapi mereka masih membutuhkan dana untuk membawa mereka dalam penerbangan. Bintang reality TV Kim Kardashian-West dan perusahaan shapewear-nya SKIMS setuju untuk menanggung biayanya.

Penerbangan pun dilakukan. 130 wanita pesepakbola ini tiba di bandara Stansted tadi malam. Mereka akan menghabiskan 10 hari ke depan untuk karantina.

"Kami telah mencapai tujuan pertama kami," ujar Popal kepada BBC.

"Tujuan selanjutnya adalah bekerja dengan organisasi sepakbola untuk membantu mereka memulai karir baru di sepakbola,” lanjutnya.

"Begitu banyak orang yang terlibat," ungkapnya.

"Ini adalah hal tersulit yang pernah saya lakukan dalam hidup saya,” tambahnya.

Dalam misi penyelamatan terpisah, tim nasional wanita diterbangkan ke Australia sebagai bagian dari evakuasi massal Barat pada Agustus lalu. Dan anggota tim putri Afghanistan diberikan suaka di Portugal. Namun kala itu, lusinan pesepakbola wanita muda Afghanistan tetap terjebak di Afghanistan, putus asa mencari jalan keluar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini