Tawuran Pecah di Sukabumi, Seorang Pelajar SMK Tewas Akibat Bacokan Tembus ke Paru-Paru

Dharmawan Hadi, iNews · Jum'at 19 November 2021 21:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 19 525 2504627 tawuran-pecah-di-sukabumi-seorang-pelajar-smk-tewas-akibat-bacokan-tembus-ke-paru-paru-TPUBdPbcak.jpg Tawuran di Sukabumi. (Foto: Istimewa)

SUKABUMI - Seorang pelajar tewas dengan luka bacok akibat tawuran antar SMK di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di Kampung Benda, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/11/2021). 

Korban berinisial FMD (16) warga Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, merupakan siswa salah satu SMK swasta di Kota Bogor. Korban ewas di lokasi kejadian dengan luka bacokan senjata tajam jenis celurit. 

Kakak korban Muhammad Faisal (23) menuturkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan dari beberapa teman sekolahnya. Tawuran terjadi pada pukul 15.30 WIB, di lokasi yang tidak jauh dari rumahnya.  

"Saat itu adik saya sedang di rumah, libur sekolah karena tidak sedang giliran belajar tatap muka, lalu ada beberapa temannya datang ke rumah menjemputnya, saat itu bilangnya akan nongkrong di warung," ujar Faisal kepada wartawan. 

Baca juga: Tawuran Warga Pecah di Cakung, 1 Orang Meninggal Dunia

Faisal menduga tawuran itu sudah direncanakan oleh para siswa 3 SMK yang ada di Kota Bogor. "Jadi SMK adik saya melawan 2 SMK gabungan, kebetulan adik saya sekolah di Kota Bogor, dan lawannya pun dari sekolah di Kota Bogor. Sepertinya sudah janjian akan tawuran," ujarnya.  

Faisal menambahkan, saat kejadian dirinya sedang bekerja di pabrik. Tiba-tiba dia mendapatkan telepon dari RS Medicare Cicurug yang melaporkan adiknya mengalami kecelakaan lalu lintas. 

"Tanpa berpikir panjang lalu saya pergi minta izin untuk datang ke rumah sakit, sampai di rumah sakit terlihat adik saya belum diberikan tindakan medis oleh petugas rumah sakit dengan alasan belum ada pihak keluarga yang tanda tangan, lalu saya perintahkan untuk secepatnya diberikan pertolongan," ujar Faisal kepada wartawan saat ditemui di RSUD Sekarwangi Cibadak. 

Menurut keterangan dokter di RS Medicare, adiknya tersebut sudah meninggal dunia saat masih di lokasi kejadian dengan luka menganga pada bagian punggung yang tembus ke bagian paru-paru. Saat ini jenazah korban sedang menunggu autopsi di RSUD Sekarwangi Cibadak untuk mengetahui penyebab kematiannya. 

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Rizka Fadhilah saat dihubungi wartawan membenarkan kejadian tersebut.

"Benar ada korban terluka yang mengakibatkan meninggal dunia, namun apakah terkait dengan informasi tawuran masih kami lakukan penyelidikan," pungkasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini