Share

Kasus PNS Cantik Gugat dan Usir Ibu Kandung, Pengadilan Sudah Mediasi 2 Kali Namun Tidak Ada Kesepakatan

Yusradi, iNews · Senin 22 November 2021 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 340 2505433 kasus-pns-cantik-gugat-dan-usir-ibu-kandung-pengadilan-sudah-mediasi-2-kali-namun-tidak-ada-kesepakatan-8Q8MsceLsu.jpg PN Tangeno. (Foto: Yusradi/MNC)

ACEH TENGAH - Kasus seorang PNS yang merupakan pejabat di Kabupaten Aceh Tengah, Asmaul Husnah yang menggugat ibu kandungnya sendiri, Kausar beserta empat saudara kandungnya yang lain menjadi viral.

Membahas masalah kepemilikan rumah ini, sempat dilakukan dua kali mediasi oleh Pengadilan Negeri Takengon untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan . Mediasi itu lakukan pada Rabu 28 Juli 2021 dan Jumat 06 Agustus 2021.

“Namun tidak mencapai kesepakatan antara kedua belah pihak,” ungkap Humas Pengadilan Negeri Takengon Fadli Maulana.


Baca juga: PNS Gugat dan Usir Keluarganya, Ibu Kandung: Itu Rumah Warisan


Baca juga: PNS Gugat dan Usir Ibu Kandung, Ngaku Paling Disayang Bapak

Gugatan yang diajukan Asmaul Husnah teregister di Pengadilan Negeri Takengon nomor 9 pdt.g 2021 pn.tkn tanggal 19 Juli 2021, dengan perkara perbuatan melawan hukum.

Dalam kasus perdata ini, di melakukan gugatan perdata terhadap ibu kandung dan empat saudaranya terhadap kepemilikan harta warisan dari almarhum ayahnya. Yakni , Kausar serta Alfina, Fauzi, Mukhlis dan Rahmi yang merupakan adik kandungnya yang selama ini tinggal di rumah tersebut.

Selain berupa sebuah rumah tiga tingkat bersama tanah seluas 894 meter di Jalan Yos Sudarso, Kampung Blangkolak II, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Asmaul Husna juga menuntut kerugian materil dan inmateril sebesar Rp700 juta.

Fadli melanjutkkan, sejauh ini dalam kasus tersebut, pengadilan negeri sudah melakukan sebanyak 13 kali persidangan. Di mana yang terakhir yaitu sidang lapangan untuk melihat langsung objek yang diperkarakan oleh penggugat.

Sedangkan untuk sidang lanjutan, akan digelar siding kesimpulan akan dilaksanakan pada tanggal 23 November 2021. Sedangkan untuk sidang putusan direncanakan akan dilakukan pada 30 November 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini