Perkuat Hubungan Bilateral, Indonesia dan Prancis Tandatangani Rencana Aksi Strategis 2022-2027

Vanessa Nathania, Okezone · Rabu 24 November 2021 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 18 2506775 perkuat-hubungan-bilateral-indonesia-dan-prancis-tandatangani-rencana-aksi-strategis-2022-2027-7X4kPhMvD0.jpg Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian saat memberikan keterangan pada konferensi pers bersama di Jakarta, 24 November 2021. (Foto: Kemlu Ri)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Eropa dan Luar Negeri Republik Prancis Jean-Yves Le Drian menandatangani Rencana Aksi Strategis Indonesia-Prancis periode 2022-2027 dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (24/11/2021). Langkah ini akan menjadi pedoman bagi penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis, yang telah 10 tahun menjalin kemitraan strategis.

Prancis merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa dengan menjadi mitra dagang kelima terbesar dan investor kedua bagi Indonesia dari Eropa.

BACA JUGA: Menlu Prancis Kunjungan Resmi ke RI, Apa yang Dibahas?

Penandatanganan rencana aksi tersebut mengenai kerja sama di sektor kesehatan, pertahanan, perubahan iklim, energi, dan maritim. Dengan langkah awal implementasi aksi ini melalui dialog maritim yang akan diadakan pertama kalinya antara Indonesia dan Prancis pada 2022 mendatang.

Selain penandatanganan rencana aksi tersebut, Indonesia beserta dengan Prancis juga sepakat akan mengintensifkan komunikasi, khususnya di tahun depan, di mana Indonesia akan memegang presidensi G20 sementara Prancis akan menjadi presidensi Dewan Uni Eropa (UE) pada paruh pertama tahun 2022.

Dengan komunikasi yang intensif diharapkan mampu menghasilkan kesepakatan lainnya khususnya beberapa isu terkait G20 dan Uni Eropa.

BACA JUGA: Menhan RI Tandatangani Kesepakatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Prancis

Menlu Retno juga menyampaikan harapannya agar terjadi kemajuan signifikan dalam perundingan Indonesia-EU CEPA selama masa kepemimpinan Prancis, "Dan saya sampaikan kiranya terjadi kemajuan signifikan dalam perundingan Indonesia-EU CEPA semasa presidensi Prancis di UE."

Dalam pertemuan ini, selain menghasilkan kesepakatan untuk semakin mengintensifkan hubungan kedua negara, kedua Menlu juga membahas mengenai kerja sama kesehatan; pentingnya perdagangan yang adil, terbuka, dan non-diskriminatif; kolaborasi mempercepat transisi energi; hingga kerja sama pertahanan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini