Obat Covid-19 Akan Dijual di China Mulai Desember

Antara, · Kamis 25 November 2021 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 18 2507225 obat-covid-19-akan-dijual-di-china-mulai-desember-F8K84GQZw7.jpg Ilustrasi obat anti-Covid-19 (Foto: Antara)

BEIJINGObat anti Covid-19 diperkirakan akan dijual di China pada Desember mendatang. Tim riset Henan Normal University kepada pers setempat, Rabu (24/11), menyatakan bahwa obat anti-Covid yang dikembangkannya itu sudah bisa dipasarkan di China secepatnya pada bulan depan.

Obat yang diberi nama Azvudine tersebut saat ini sedang memasuki uji klinis tahap ketiga di Rumah Sakit Kelas I Zhengzhou University, Kota Zhengzhou, Henan.

Uji klinis tahap ketiga obat itu juga sedang dilakukan di Brazil dan Rusia.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Eropa Melonjak, Pil Merck Didukung untuk Penggunaan Darurat

Azvudine merupakan obat anti-HIV yang dikategorikan sebagai antiretroviral (reverse transcriptase inhibitor).

Laman berita The Paper menulis terkait dengan virus corona baru, obat tersebut menunjukkan reaksi antivirus yang efektif.

Pil Azvudine anti-HIV yang dikembangkan oleh para peneliti di Henan Normal University itu telah mengantongi izin edar di pasar domestik pada Juli lalu.

Baca juga: WHO Segera Susun Pedoman Pemakaian Pil Covid-19

Sejauh ini China telah mengambil tiga metode pengembangan obat anti-Covid-19, yakni mencegah virus masuk melalui sel tubuh manusia, menghambat replikasi virus, dan menyesuaikan sistem kekebalan tubuh manusia.

Global Times mengatakan ketiga metode itu masing-masing memiliki keunggulan strategis dalam mengatasi Covid-19.

VV116, kandidat obat anti-Covid-19 yang dikembangkan Shanghai Institute of Materia Medica dan Wuhan Institute of Virology, sedang memasuki tahap evaluasi klinis.

Kombinasi antibodi monoklonal yang dikembangkan Tsinghua University, Rumah Sakit Kelas III Shenzhen, Brii Biosciences (perusahaan China-AS), juga diperkirakan mendapatkan izin edar pada bulan depan.

Obat terapi tersebut kemungkinan juga akan menjadi obat pertama yang mendapatkan izin edar darurat di negara maju, seperti Amerika Serikat (AS)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini