Share

Warga Suku Anak Dalam Serahkan Puluhan Pucuk Senpi ke Polisi

Azhari Sultan, Okezone · Sabtu 27 November 2021 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 27 340 2508400 warga-suku-anak-dalam-serahkan-puluhan-pucuk-senpi-ke-polisi-odNbtubGev.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

JAMBI โ€“ Warga suku anak dalam (SAD) Pasir Putih, Dusun Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat dan masyarakat Kabupaten Bungo, Jambi menyerahkan puluhan senjata api (senpi) laras panjang jenis kecepek ke kepolisian. Penyerahan dilakukan di halaman Mapolres Bungo, Jambi, Sabtu (27/11/2021).

Kapolda Jambi Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo menerima puluhan senjata api (senpi) tersebut. Penyerahan secara sukarela senjata rakitan yang biasa digunakan untuk memburu hewan di hutan oleh warga orang rimba tersebut, diserahkan langsung oleh Temenggung Badai selaku Ketua SAD.

Baca Juga:ย ย Moment Prabowo Tenteng Senjata Canggih Karya Anak Bangsa

Sedangkan untuk senpi rakitan warga Dusun Peninjau diserahkan Rio (Kades) Peninjau Afrizal dan senpi rakitan warga Dusun Pelayang, diserahkan oleh Camat Bathin II, Pelayang.

"Silakan Pak Kapolda, diambil! Kelompok kami semakin sadar. Kami sudah dan akan berburu pakai tombak dan membawa anjing untuk berburu. Tidak pakai kecepek lagi,โ€ ungkap Tumengung Badai.

โ€œTerima kasih Pak Tumenggung. Saya minta tolong jangan menggunakan kecepek lagi untuk berburu. Kalau masih ada warga kita memiliki tolong serahkan kepada Kapolres ya,โ€ ujar Rachmad.

Kapolda sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat kabupaten Bungo umumnya dan khususnya masyarakat suku anak dalam Dusun Dwi Karya Bhakti.

"Terima kasih kami ucapkan kepada suku anak dalam khususnya dan umumnya warga masyarakat Kabupaten Bungo, yang dengan secara kesadarannya sendiri mau menyerahkan pucuk senjata api langsung," ujarnya.

Baca Juga:ย ย 3 Satpam Ditembak Oknum Warga Suku Anak Dalam

Di hadapan sejumlah perwakilan Orang Rimba dan masyarakat yang hadir saat acara penyerahan, Kapolda mengatakan, senjata api jenis kecepek tergolong senjata berbahaya terhadap keselamatan nyawa manusia.

"Di Bungo sendiri pun, ada yang sudah menjadi korban. Saya meminta anggota terus memberi penyadaran hukum soal ini, dan sekaligus masyarakat, termasuk saudara kita dari kelompok SAD paham dan sadar. Sehingga tercipta situasi aman dan kondusif,โ€ beber Rachmad.

Sementara itu, Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro menambahkan, ada sebanyak 25 pucuk kecepek yang diserahkan melalui tangan Kapolda Jambi. Menurutnya, ini berasal dari warga SAD dan warga masyarakat umum di 17 kecamatan di Kabupaten Bungo.

"Kita berharap tidak ada lagi yang menyimpan atau memakai kecepek di Bungo. Kami terus mensosialisasikan soal ini ke masyarakat,โ€ kata Guntur Saputro.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini