Usai Divonis Bebas, Istri yang Marahi Suami Mabuk Kembali Dilaporkan ke Polisi

Nila Kusuma, Koran SI · Jum'at 03 Desember 2021 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 340 2511391 usai-divonis-bebas-istri-yang-marahi-suami-mabuk-kembali-dilaporkan-ke-polisi-2kilkuOwQ0.jpeg Majelis Hakim PN Karawang memvonis bebas Valencya. (Foto : Sindo/Nila Kusuma)

KARAWANG - Valencya divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Karawang terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Meski begitu, Valencya harus menghadapi perkara lainnya yakni laporan dari mantan suami.

Dukungan terhadap Valencya terus mengalir. Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Karawang akan mengerahkan 11 pengacara untuk mendampingi Valencya yang diduga memarahi suaminya yang mabuk.

"Kami berterima kasih kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara Valencya yang menjatuhkan vonis bebas. Hal sama juga saya sampaikan kepada Kejagung yang sudah mencabut semua tuntutannya. Kita berharap agar masalah Valencya dengan mantan suaminya selesai seluruhnya," kata Ketua Peradi Karawang, Asep Agustian, Jumat (3/12/21).

Asep yang saat ini menjadi kuasa hukum Valencya, mengatakan sejak awal pihaknya mengamati perjalanan kasus hukum yang menimpa Valencya.

Banyak laporan polisi masuk hanya untuk memenjarakan Valencya. Padahal kasus ini berawal dari sengketa suami-istri yang kemudian berbuntut saling lapor.

Baca Juga : Istri Marahi Suami Mabuk Jalani Sidang Vonis, Ngaku Deg-degan Meski Tuntutan Sudah Dicabut

"Dalam kesempatan ini saya meminta pihak-pihak yang berpekara ini agar sudahi segala masalah dengan berdamai. Kalau saling lapor seperti sekarang ini tidak ada yang menang semuanya susah. Kami tegaskan Valencya akan didampingi 11 pengacara jika mereka masih ngotot," katanya.

Menurut Asep, pihaknya akan mendampingi Valencya menghadapi kasus hukum lainnya. Ada beberapa laporan polisi yang sedang dihadapi Valencya akibat laporan dari mantan suaminya Chan Yu Ching.

"Mantan suaminya itu tidak tahu berterima kasih karena selama ini dibantu oleh Valencya. Bahkan saat menjadi WNI, dia itu aslinya orang Taiwan. Harusnya bersyukur, tapi malah melaporkan Valencya dengan berbagai cara," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini