Share

Ridwan Kamil: Wapres Ma'ruf Amin Akan Resmikan Monumen Perjuangan Covid-19

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Jum'at 03 Desember 2021 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 340 2511649 ridwan-kamil-wapres-ma-ruf-amin-akan-resmikan-monumen-perjuangan-covid-19-WtCcF005qp.jpg Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan, peresmian Monumen Perjuangan Pandemi Covid-19 bakal digelar besok, Sabtu 4 Desember 2021.

Ia menambahkan bahwa peresmian monumen yang terletak di Jalan Japati, Kota Bandung itu akan dihadiri langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) KHMa'ruf Amin.

Ridwan Kamil mengaku, telah mengajukan permohonan kepada Wapres Ma'ruf Amin untuk menghadiri peresmian monumen yang menjadi wujud penghargaan kepada para pejuang Covid-19, khususnya di Jabar.

"Besok 4 Desember 2021 kita akan meresmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jawa Barat, sebagai simbol semangat bahwa kita adalah bangsa yang besar, bangsa yang menghargai pahlawan-pahlawannya. Salah satunya adalah pahlawan saat pandemi Covid-19," tutur Ridwan Kamil saat meninjau Monumen Perjuangan Pandemi Covid-19, Jumat (3/12/2021).

"Ada yang bertanya kenapa pada saat Covid-19 mengerjakan ini, saya sampaikan bangunan ini sudah selesai dianggarkan sebelum pandemi Covid-19, datang di 2020," sambung dia.

Baca juga: Ridwan Kamil Paparkan Strategi Atasi Ketimpangan Pembangunan dalam Forum FLF UGM

Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, awalnya, monumen yang berdiri di kawasan Monumen Perjuangan (Monju) Jabar bertujuan untuk memperindah kawasan itu. Seiring pandemi, kata Kang Emil, Pemprov Jabar memberikan nilai tambah untuk didedikasikan kepada para pahlawan Covid-19.

Baca juga: Ridwan Kamil Ingatkan Content Creator untuk Jaga Etika dan Selalu Kreatif

"Jadi ini merupakan bagian dari rencana masterplan revitalisasi Gasibu sampai Monju. Jadi bukan kegiatan yang berdiri sendiri, tapi ini masterplan yang kita cicil. Tadinya mau sekaligus tapi karena keterbatasan anggaran, tentunya kita hadir secukupnya seperti ini. Jadi ini bukan hal baru, ini adalah sebagian dari rencana jangka panjang," jelas Kang Emil.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Salah satu bentuk revitalisasinya, yakni renovasi monumen tersebut. Menurutnya, revitalisasi tidak memerlukan izin mendirikan bangunan dan dari sisi anggaran pun tidak ada duplikasi.

"Anggaran pertama dari APBD, kemudian ada ornamen untuk mengingat pahlawan COVID-19 itu dananya dari pihak ketiga. Jadi sudah sesuai aturan, sehingga tidak ada alasan semangat menghargai pahlawan ini dijadikan polemik dan sebenarnya tidak perlu," bebernya.

Kang Emil menegaskan, yang perlu digaribawahi dengan kehadiran monumen adalah semangat bersatu dengan menghargai mereka yang telah berjasa dalam berjuang melawan Covid-19 dan Pemprov Jabar berinisiatif membangun monumen yang didedikasikan untuk para tenaga kesehatan, ASN, dan masyarakat lainnya yang gugur dalam penanganan wabah Covid-19.

Baca juga: Era Digital, Ridwan Kamil: Tinggal di Desa Rezeki Kota

"Berkaitan dengan hal tersebut, kami berharap Bapak Wakil Presiden dapat berkenan meresmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jawa Barat pada Sabtu, 4 Desember 2021," katanya.

Untuk diketahui, pembangunan Monumen Perjuangan Pandemi Covid-19 merupakan cara Pemprov Jabar menghargai perjuangan para tenaga kesehatan, relawan, dan ASN yang terlibat dalam penanganan pandemi.

Baca juga: Berkunjung ke Pesantren Ora Aji, Ridwan Kamil Ajak Gus Miftah Bangun Pesantren Lansia di Jabar

Selain itu, melalui monumen, masyarakat yang memanfaatkan kawasan tersebut diajak untuk sama-sama merenungkan dan terus berupaya meminimalisasi kasus Covid-19 di Jabar.

Dalam monumen tersebut terdapat nama-nama para tenaga kesehatan, relawan maupun ASN yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Jabar yang dipahat di dua sisi kiri dan kanan gerbang monumen.

Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jabar Boy Iman Nugraha, monumen ini merupakan bagian dari kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jabar yang terbagi ke dalam empat segmen.

Segmen pertama, yakni kawasan Gasibu dalam areal Welcome Plaza. Kedua, Griya Kriya atau tempat promosi. Ketiga, Ruang Festival. Segmen keempat, Monumen Perjuangan Rakyat Jabar di Jalan Dipatiukur sebagai induknya.

"Pembangunan monumen ini sudah direncanakan sejak 2013-2014 lalu dimana Pemda Provinsi Jabar sudah merencanakan merevitalisasi kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dan Gasibu. Kemudian, bersamaan dengan PON 2016, kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dengan Gasibu dijadikan tepas (etalase) Jawa Barat," terang Boy saat site visit Monumen Perjuangan Pandemi Covid-19, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: 3 Pesan Khusus Ridwan Kamil untuk Mahasiswa Jabar di Yogyakarta

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini