“Beberapa teman harus putar melewati Malang. BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Malang mohon membantu untuk membuka pos tempat pengungsian dan dapur umum untuk melayani warga di Pronojiwo,” ujar Wakil Bupati Lumajang.
Indah menyebutkan total ada sekitar 300 kepala keluarga yang berasal dari Curah Krobokan yang mengungsi di Balai Desa Penanggal. Meski demikian, masih ada sekitar 10 orang yang belum bisa dievakuasi menyusul lokasinya yang sulit di akes akibat tertimbun lumpur atau abu vulkanik Gunung Semeru.
Baca Juga : Bupati Lumajang: Kami Butuh Relawan untuk Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru
“Terakhir, satu jam yang lalu masih ada 10 orang yang belum bisa dievakuasi karena lokasinya sulit. Laporan di lapangan, akses ke lokasi tertutup lumpur [abu vulkanik] setinggi lutut pria dewasa,” ucapnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.