Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peneliti: Dunia Tidak Siap untuk Pandemi Berikutnya

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 09 Desember 2021 |09:26 WIB
Peneliti: Dunia Tidak Siap untuk Pandemi Berikutnya
Peneliti menyatakan dunia tidak siap untuk pandemi berikutnya (Foto: reuters)
A
A
A

NEW YORK - Para peneliti melaporkan pada Rabu (8/12) jika seluruh dunia tidak siap untuk pandemi berikutnya dan sebagian besar negara tidak siap bahkan untuk wabah penyakit kecil.

Tidak ada satu negara pun yang mendapat nilai bagus dalam indeks Keamanan Kesehatan Global (Global Health Security/GHS), yakni ukuran kesiapsiagaan untuk berbagai keadaan darurat dan masalah kesehatan yang disatukan oleh Inisiatif Ancaman Nuklir dan Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins (Nuclear Threat Initiative and the Johns Hopkins Center for Health Security) di Sekolah Kesehatan Masyarakat Bloomberg (Bloomberg School of Public Health).

"Indeks GHS 2021 terus menunjukkan bahwa semua negara masih kekurangan beberapa kapasitas kritis, yang menghambat kemampuan mereka untuk merespons Covid-19 secara efektif dan mengurangi kesiapsiagaan mereka untuk ancaman epidemi dan pandemi di masa depan. Skor rata-rata negara pada tahun 2021 adalah 38,9 dari 100 , yang pada dasarnya tidak berubah dari 2019," tulis laporan tersebut.

Baca juga: Peneliti Temukan 18 Virus Resiko Tinggi di Pasar Basah, China Bisa Picu Pandemi Baru

Skor keseluruhan tertinggi hanya di bawah 76 yang dicapai Amerika Serikat (AS).

Bidang kesiapsiagaan terburuk adalah mencegah munculnya patogen baru seperti virus yang menyebabkan pandemi saat ini.

"Rata-rata global untuk pencegahan munculnya atau pelepasan patogen adalah 28,4 dari 100, menjadikannya kategori skor terendah dalam Indeks GHS," tulis laporan itu.

Baca juga: Peneliti Klaim Ciptakan Masker Penetral Covid-19

Laporan itu menemukan 113 negara "tidak menunjukkan perhatian" terhadap penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement