Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Herry Wirawan Perkosa Puluhan Santriwati, LaNyalla: Jeli Melihat Ciri Pesantren!

Tim Okezone , Jurnalis-Minggu, 12 Desember 2021 |14:50 WIB
Herry Wirawan Perkosa Puluhan Santriwati, LaNyalla: Jeli Melihat Ciri Pesantren!
La Nyalla Mattalitti/ Foto: Humas DPD RI
A
A
A

JAKARTA – Herry Wirawan, pemilik pondok pesantren di Bandung, Jawa Barat melakukan pemerkosaan terhadap puluhan santriwati sejak 2016 hingga 2021. Para santri yang menjadi korban kekerasan seksual rata-rata berusia 13-16 tahun, dengan beberapa di antaranya telah melahirkan bayi. Bahkan, salah satu korban telah melahirkan dua anak.

(Baca juga: Guru Pesantren Perkosa Belasan Santriwati, Korban Alami Trauma: Tidak Mau Makan 4 Hari 4 Malam)

Menanggapi hal itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta masyarakat harus jeli membedakan ciri pengajaran di pondok pesantren dan yang bukan pondok pesantren.

Karena kasus pemerkosaan dan pelecehan yang dilakukan Herry Wirawan telah mencoreng institusi pondok pesantren. Padahal, metode pengajaran dan jenis pendidikan di lembaga yang dikelola pelaku sangat berbeda dengan pondok pesanren.

“Pesantren yang benar, pasti memiliki tradisi pengajaran kelilmuan agama yang standar. Pasti ada Kiai pengasuh, ada Ustadz pengajar dan terdaftar di Kementerian Agama di masing-masing wilayah,” tukas LaNyalla, Minggu (12/12/2021).

Pelaku Herry Wirawan diketahui mengelola Boarding School, atau sekolah berasrama dengan nama Madani Boarding School.

“Hal ini yang harus diluruskan. Karena, dampak kesalahan informasi ini bisa berakibat buruk untuk pondok pesantren. Kita tidak mau ada cap negatif terhadap pondok pesantren akibat kesalahan pemahaman tersebut," terangnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement