KUPANG - Seorang pelaku pencurian ternak dan penganiayaan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, Arkin dilaporkan meninggal dunia di dalam tahanan atau sel di Polsek Katikutana, Nusa Tenggara Timur
Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan dan memastikan proses hukum sesuai aturan yang berlaku terkaitnya tersangka yang meninggal pada Kamis 9 Desember 2021 lalu.
"Seksi Provesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Sumba Barat akan melakukan penyelidikan dan proses hukum terkait adanya dugaan anggota Polres Sumba Barat yang melakukan tindak penganiayaan terhadap salah seorang tersangka dan meninggal di ruang tahanan Polsek Katikutana," kata Irwan, Minggu (12/12/2021).
Baca juga: Anggota Polres Bener Meriah Aniaya Tahanan hingga Tewas
Ia mengatakan, bahwa seksi Propam Polres Sumba Barat telat memanggil piket yang melakukan penjagaan saat Arkin ditahan pada Rabu 8 Desember 2021 lalu.
Irwan juga memerintahkan Propam Polres Sumba Barat melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang melakukan interogasi kepada setelah ditangkap. Polisi setempat sendiri tidak menjelaskan penyebab dari meninggalkan Arkin di dalam tahanan itu.
"Dari hasil pemeriksaan nantinya akan dilihat apabila ditemukan adanya tindakan anggota yang tidak sesuai prosedur, maka akan dilakukan proses hukum sesuai aturan yang berlaku," tambahan.
Baca juga: Tahanan Polres Tangsel Tewas Dalam Sel, Keluarga: Banyak Luka Lebam dan Bakar
Proses hukum yang diberikan, ujar dia, berupaya hukuman disiplin maupun kode etik profesi sebagai anggota Polri. Namun Kapolres meminta agar anggota keluarga dan masyarakat mempercayakan kasus meninggalkan Arkin di tahanan itu kepada pihak kepolisian.
"Polres Sumba Barat akan melakukan penyelidikan dan proses hukum secara transparan sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, kasus ini mulai viral di media sosial setelah anggota keluarga dari Arkin menuliskan kronologis penangkapan di rumah tersangka pada Rabu (8/12) lalu.
Namun pada Kamis (9/12) pihak keluarga menerima laporan bahwa Arkin telah meninggal dunia di dalam tahanan yang mengakibatkan keluarga korban kaget.
Dari yang tersebar di media sosial keluarga menyebutkan muka tersangka bengkak, hidung mengeluarkan darah, tangan semuanya bengkak dan tangan kiri patah. Terdapat juga sejumlah bekas tembakan yang terus mengeluarkan darah.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.