JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, pihaknya terus berupaya mengintegrasikan sistem transportasi umum di wilayah Ibu Kota. Namun, ia menyebutkan, mewujudkan sistem transportasi umum yang terintegrasi bukanlah hal mudah.
“Bagian tersulit adalah memastikan bahwa angkutan umum kita benar-benar terintegrasi. Kita memiliki banyak angkutan umum, namun belum terintegrasi sehingga tantangan kita adalah mengintegrasikan transportasi umum ke sistem terintegrasi,” kata Anies di kanal YouTube TEDxTalks, Rabu (15/12/2021).
Salah satu upaya Pemprov DKI guna mengatasi persoalan transportasi umum di Ibu Kota adalah lewat program JakLingko.
“Jaklingko adalah visi kami untuk sistem transportasi umum terpadu. Terintegrasi dalam hal harga tiket dan manajemen,” ujarnya.
Anies mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan layanan transportasi yang sudah ada sehingga kenyamanan warga terjamin. Ia menambahkan, pembangunan sistem transportasi umum yang andal dan berkelanjutan merupakan prioritas pemprov DKI dalam 4 tahun terakhir.
“Kita akan memastikan masyarakat yang bisa berpindah secara mulus diantara dua transportasi Kita menciptakan hub, titik penghubung antara mikro bus, MRT, bus besar, KRL,” ucapnya.
Selain itu, Anies memaparkan sejumlah upaya yang dilakukan Pemprov DKI guna mengintegrasikan transportasi umum. Anies menargetkan penyediaan transportasi umum tiap 500 meter bagi warga. Selain itu, Anies mengatakan semua aspek akan dikaji, dari integrasi rute hingga tiket.
“Memastikan semua orang dapat mengakses transportasi umum dalam jarak 500 meter di mana pun mereka berada,” ucapnya.
Pemprov DKI Jakarta juga menargetkan 60 persen warga bepergian menggunakan kendaraan umum tahun 2030. Ia juga mengatakan, pihaknya menargetkan untuk mengubah seluruh bus kota di Jakarta menjadi bus listrik pada 2030.
“Ubah semua bus kota menjadi bus listrik 2030 kami sekarang memiliki 30 bus dalam uji coba,” ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya terus membangun infrastruktur yang mendukung kegiatan bersepeda di Ibu Kota. Ia menambahkan, di tahun depan akan ada tambahan 101 KM jalur sepeda.
Baca Juga : Anies: JIS Dibiayai Uang Pajak Warga Jakarta, Bukan Hadiah Perusahaan
“Memperluas jalur khusus sepeda hingga 500 km pada tahun 2030 sekarang kami punya 63 km, kami akan memiliki 101 km lagi di tahun depan,” ujarnya.
Anies mendorong masyarakat untuk mendukung program pemerintah yakni dengan menggunakan alat transportas umum.
“Saya percaya cara terbaik untuk memahami sebuah kota adalah dengan cara menggunakan sistem transportasi publik,” kata Anies.
Dalam kesempatan itu, Anies turut menyinggung Kota Jakarta dinobatkan sebagai pemenang 2021 Sustainable Transport Award (STA) atau Penghargaan Transportasi Berkelanjutan 2021 oleh Lembaga untuk Kebijakan Transportasi dan Pembangunan (Institute for Transportation and Development Policy/ITDP).
Sebelumnya, Komite Sustainable Award (STA) menganugerahkan Jakarta sebagai "Honorable Mention" di ajang Sustainable Transport Award 2020.
“Tahun ini kami meraih kedudukan posisi teratas dalam penghargaan transportasi berkelanjutan tahun 2021, penghargaan berturut-turut atas komitmen kami dalam terus mengubah sistem transportasi umum,” ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.