Share

Wanita Paruh Baya Diduga Dihipnotis di Pasar, Perhiasan dan Uang Raib

Dede Febriansyah, MNC Portal · Rabu 15 Desember 2021 22:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 340 2517609 wanita-paruh-baya-diduga-dihipnotis-di-pasar-perhiasan-dan-uang-raib-okCOhzCLRP.jpg Seorang ibu rumah tangga mengaku dihipnotis hingga perhiasan dan uang miliknya raib. (Ist)

MURATARA - Seorang ibu rumah tangga, Elsa (46), warga Dusun III Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diduga menjadi korban hipnotis. Ia mengaku dihipnotis oleh dua pria tidak dikenal di kawasan Pasar Lawang Agung Rupit.

Elsa mengatakan, saat kejadian dirinya baru saja selesai menagih iuran arisan. Ia jalan melewati kawasan Pasar Lawang Agung Rupit hendak pulang ke kediamannya.

"Saya hilang cincin emas satu suku, uang saya juga hilang, sekitar Rp2 juta. Saya dikasihnya Quran Stambul atau Alquran mini," ujar Elsa, Rabu (15/12/2021).

Elsa menjelaskan, saat dirinya baru masuk sebuah lorong jalan di kawasan pasar tersebut, dirinya bertemu dua orang tak dikenal. Keduanya menanyakan alamat Kantor Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas Utara.

"Saya bilang kantor Dinas Sosial di seberang, di Kelurahan Muara Rupit. Terus saya jalan lagi. Namun, kedua orang tersebut kembali datang dan bertanya-tanya soal hal lain," ucapnya.

Usai ditanyai beberapa hal oleh kedua orang tersebut, Elsa mengaku tidak ingat lagi kejadian selanjutnya. Ia baru tersadar saat sudah berada di depan masjid yang berada tak jauh dari kediamannya.

Baca Juga : Polisi Tangkap Komplotan Gendam Lintas Provinsi

"Tahu-tahu saya sudah ada di depan masjid, di tangan saya ada benda dalam tisu. Saya lihat cincin saya tidak ada lagi di jari, uang saya juga hilang," katanya.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Meski diduga telah terhipnotis, Elsa menyebutkan jika dirinya masih ingat wajah kedua orang tersebut. Bahkan, ia yakin keduanya bukanlah warga sekitar.

"Saya masih ingat muka orangnya, dia berdua. Tapi, kayaknya bukan orang sini, agak asing, saya belum pernah lihat sebelumnya," ujar Elsa.

Sementara itu, Kapolsek Muara Rupit, Iptu Hermansyah mengatakan, hingga kini pihaknya belum ada laporan dari warga yang mengaku dihipnotis tersebut. Ia berharap warga membuat laporan resmi ke polisi sehingga bisa segera ditindaklanjuti.

"Belum ada laporannya. Kalau memang ada korban hipnotis segara lapor ke polisi supaya bisa segera kita tindaklanjuti," tutur Kapolsek.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini