Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mantan Pelaut Angkatan Laut AS dan Suaminya Jual Peralatan Militer Sensitif ke China, Dihukum Penjara 30 Bulan dan Denda Rp284 Juta

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 24 Desember 2021 |15:05 WIB
Mantan Pelaut Angkatan Laut AS dan Suaminya Jual Peralatan Militer Sensitif ke China, Dihukum Penjara 30 Bulan dan Denda Rp284 Juta
Angkatan Laut AS (Foto: AFP)
A
A
A

Dia memberi tahu atasannya bahwa itu untuk digunakan suaminya dalam perjalanan berkemah, tetapi penegak hukum diam-diam menonaktifkannya sebelum dia menyerahkannya kepada suaminya akhir tahun itu.

Menurut catatan pengadilan, dalam contoh lain, Eric menghasilkan USD2.300 (Rp33 juta) dengan menjual helm SEAL Team 5 pada November 2018.

Ivy mengatakan kepada penyelidik bahwa Eric bahkan telah membuat spreadsheet Excel yang merinci barang apa yang ingin dia jual ke China.

"Dia menjadi sangat kesal dengan permintaannya yang berulang-ulang sehingga, setelah membeli peralatan untuknya hingga Maret 2018, dia memberinya kata sandi ke alamat email militernya dan menyuruhnya untuk membeli peralatan militer yang dikendalikan ekspor yang menyamar sebagai dia setelah dia ditugaskan,” terang Departemen Kehakiman AS.

Sejak Oktober 2018, dia terus memasok peralatan ke suaminya hingga akhir tahun. Hingga saat ini penyelidikan terus berlangsung.

"Wang mengkhianati sumpahnya kepada Angkatan Laut AS dan akhirnya mengancam kesiapan operasional dan keselamatan militer negara kita dengan mencoba memperoleh dan mengekspor secara ilegal peralatan militer sensitive ke China,” ujar Agen Khusus Joshua Flowers, dari NCIS Southwest Field Office dalam sebuah pernyataan.

Pada September 2019 Eric mengaku bersalah karena menjual peralatan yang dikontrol ekspor secara ilegal melalui bisnis online-nya. Dia juga mengaku mengikutsertakan istrinya dalam skema tersebut, sering bepergian ke China dan memelihara gudang di sana untuk menyimpan peralatan. Dia dijatuhi hukuman penjara 46 bulan pada Februari 2020.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement