Share

Marak Balap Liar di Semarang, Brimob-TNI Gelar Patroli Besar-besaran

Taufik Budi, Okezone · Minggu 26 Desember 2021 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 26 340 2522858 marak-balap-liar-di-semarang-brimob-tni-gelar-patroli-besar-besaran-u5eY9qSm47.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

SEMARANG – Maraknya balap liar di kawasan Kota Lama, Semarang, Jawa Tengah meresahkan warga. Aparat polisi dan TNI dikerahkan untuk menggelar patroli skala besar untuk menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat.

Peristiwa itu mendapat perhatian khusus Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi yang langsung memerintahkan anggotanya gencar melakukan patroli. Balap liar bukan hanya mengganggu arus lalu lintas tapi juga menimbulkan ketakutan warga.

BACA JUGA: Fasilitasi Balap Liar, Polisi: Kami Harap Tak Ada Taruhan!

“Giat malam patroli besar diaktifkan kembali, wilayah menuju Kota Lama banyak pengendara liar kalau di atas jam 10 (malam),” perintah Luthfi melalui sambungan komunikasi radio dengan anggotanya.

Jenderal bintang dua itu pun meminta anggotanya aktif melaporkan perkembangan dari lokasi kejadian.

“Giatkan, laporkan, dan udarakan sehingga perkembangan semuanya termonitor lewat udara,” tegasnya.

BACA JUGA: Bikin Ngilu! Video Tabrakan Adu Banteng Pemotor Ugal-ugalan Viral di Medsos

Perintah itu langsung disambut anggota polisi untuk segera dilaksanakan. Gabungan polisi, Brimob, dan TNI diterjunkan untuk mengantisipasi aksi balap liar yang meresahkan warga.

“Mohon izin dilaporkan giat patroli skala besar gabungan dengan Brimob dan TNI sudah kita kerahkan, untuk atensi Jenderal kita laksanakan Jenderal,” ucap petugas di ujung saluran komunikasi radio.

“Terima kasih, semangat, semangat, dan berdoa, berdoa, semoga kita aman,” balas Luthfi.

Jenderal bintang dua itu juga menekankan polisi untuk terus menggiatkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Oleh karenanya, dia melarang segala bentuk pesta dan konvoi dalam rangka menyambut Tahun Baru 2022.

“Pertahankan (angka kasus positif) Covid-19 zero (nol) di jajaran Semarangnya, dengan mengutamakan protokol kesehatan,” lugas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini