Share

Cegah Penyebaran Omicron, Polda Jatim Perketat Penjagaan Pembatasan Mobilitas

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 27 Desember 2021 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 340 2523407 cegah-penyebaran-omicron-polda-jatim-perketat-penjagaan-pembatasan-mobilitas-FB8szyhbZk.jpg Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta (iNews)

JAKARTA - Polda Jawa Timur (Jatim) bakal melakukan penguatan penjagaan pembatasan mobilitas masyarakat di sejumlah titik, untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron, saat perayaan Tahun Baru 2022.

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta menekankan kepada Kapolres dan jajaran untuk mengambil langkah preemtif dan preventif terkait dengan pencegahan laju pertumbuhan Covid-19.

"Silakan dilaksanakan seperti himbauan sesuai Surat Edaran (SE) Mendagri dan Menteri Agama. Guna mencegah penularan Covid-19 varian Omicron. Setiap satwil dan satker silahkan bekerja sama dengan humas, untuk menghimbau masyarakat dan mengoptimalkan pelaksanaan yustisi," kata Nico kepada awak media, Jakarta, Senin (27/12/2021).

Nico juga menyampaikan agar memperkuat pembatasan mobilitas di ring 3 yakni, batas masuk Kota Surabaya. Kemudian, ring 2, jalan utama mengarah ke pusat kota, dan ring 1 pusat kota serta lokasi keramaian.

"Guna mengurangi mobilitas masyarakat agar tidak terjadi penumpukan," ujar Nico.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan, dalam rapat koordinasi memaparkan sistem pengamanan kota Surabaya berbeda dengan tahun 2021 lalu, yang dilakukan penyekatan hingga tingkat RW, mengingat penyebaran Covid-19 yang tinggi.

Baca Juga : Hadapi Nataru dan Omicron, Mendagri-Menkes Rakor dengan Kepala Daerah

"Mekanisme pengamanan tahun 2022 tidak melaksanakan penyekatan, namun pembatasan mobilitas di batas Kota Surabaya, untuk mengantisipasi masyarakat yang bergeser ke Surabaya dan rekayasa lalulintas di dalam pusat kota, untuk mengurangi keramaian dengan melibatkan kekuatan personel sebanyak 3.064," tuturnya.

Terkait Tahun Baru, Akhmad menyatakan, pihaknya berharap masyarakat tidak menggelar acara dalam bentuk apapun yang dapat menimbulkan kerumunan masa.

"Polrestabes Surabaya telah memberikan himbauan untuk tidak mengadakan acara-acara di hotel, maupun lokasi keramaian di malam tahun baru," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini