Presiden Taiwan Peringatkan China dalam Pidato Tahun Baru, Bersumpah Akan Terus Pertahankan Kemerdekaan

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 01 Januari 2022 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 01 18 2526018 presiden-taiwan-peringatkan-china-dalam-pidato-tahun-baru-bersumpah-terus-pertahankan-kemerdekaan-hLsoLE1Sql.jpg Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (Foto: AP)

TAIWAN - Presiden Taiwan Tsai Ing-wen telah bersumpah untuk terus mempertahankan kemerdekaan Taiwan dari Beijing, China. Dalam pidato Tahun Baru, dia mengatakan perbedaan dengan China daratan komunis tidak dapat diselesaikan dengan paksa.

“Posisi konsisten Taiwan adalah bahwa kami tidak akan tunduk pada tekanan atau bertindak gegabah ketika kami mendapat dukungan,” kata Tsai dalam pidato Tahun Baru yang disiarkan pada Sabtu (1/1).

“Kami ingin mengingatkan pihak berwenang Beijing bahwa mereka tidak boleh salah menilai situasi, dan bahwa mereka harus menghentikan penyebaran petualangan militer di dalam barisan mereka,” lanjutnya.

Baca juga: Presiden: Taiwan Tidak Akan Tunduk pada Tekanan China, Tolak Upaya Reunifikasi

Beijing mengklaim Taiwan, negara pulau merdeka yang memproklamirkan diri dengan hubungan dekat dengan Amerika Serikat (AS), sebagai wilayahnya sendiri. Masalah Taiwan tetap menjadi pusat ketegangan AS-China yang lebih luas sepanjang tahun 2021.

“Penggunaan sarana militer sama sekali bukan pilihan untuk menyelesaikan perbedaan antara kedua pihak kami,” ujarnya.

Baca juga: Menlu Taiwan: Jika China Luncurkan Perang, Kami Akan Berjuang Sampai Akhir

Dia menambahkan bahwa ketegangan di kawasan Selat Taiwan hanya dapat diselesaikan secara damai. Dia menekankan bahwa mempertahankan “kedaulatan teritorial dan keamanan nasional” Taiwan akan terus menjadi prioritas pemerintahnya pada tahun 2022.

Tahun lalu, Taiwan menuduh Beijing berulang kali menerbangkan jet tempur dan pembom di dekat perbatasannya. Beijing mengecam kesepakatan senjata Washington dengan Taiwan dan menjanjikan tindakan keras terhadap politisi Taiwan yang dianggapnya "pemisahan diri."

Sementara itu, dalam pesan Tahun Barunya, Presiden China Xi Jinping mengatakan penyatuan kembali tanah air dengan Taiwan adalah aspirasi yang dibagikan oleh orang-orang di kedua sisi Selat Taiwan.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini