Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pakar Optimistis Pandemi Covid-19 Lebih Terkendali pada 2022

Antara , Jurnalis-Minggu, 02 Januari 2022 |05:37 WIB
Pakar Optimistis Pandemi Covid-19 Lebih Terkendali pada 2022
Pakar Kesehatan Tjandra Yoga Aditama (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pakar ilmu kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Tjandra Yoga Aditama optimistis pandemi Covid-19 dapat lebih terkendali pada 2022.

"Akan makin banyak penduduk bumi dan juga kita di Indonesia yang sudah maupun akan mendapat vaksinasi Covid-19 pada tahun ini, walaupun tentu tidak sepenuhnya merata di seluruh dunia," kata Tjandra Yoga Aditama, Minggu (2/1/2022).

Mantan Direktur WHO Asia Tenggara itu mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menargetkan di pertengahan 2022 seluruh negara sudah memvaksinasi setidaknya 70 persen penduduknya. "Untuk Indonesia maka angka cakupannya akan lebih dari itu," katanya.

Vaksinasi memadai yang dibarengi penerapan protokol kesehatan, kata Tjandra, efektif mengurangi kemungkinan tertular atau setidaknya mengurangi kemungkinan jatuh sakit berat dan kematian.

Selain itu, vaksinasi juga akan mengurangi penularan di masyarakat sehingga situasi epidemiologi di dalam negara dan antarnegara dapat lebih terkendali. "Dengan terbatasnya penularan di masyarakat, maka kita dapat berharap bahwa kemungkinan terjadinya mutasi baru dapat lebih kecil," katanya.

Baca juga: Ingin Terbebas dari Pandemi Covid-19 di Tahun 2022? Kemenkes Ungkap Syaratnya

Direktur Pasca-Sarjana Universitas YARSI itu berharap akan makin banyak varian obat Covid-19 oral yang dapat digunakan pada 2022, misalnya Molnupiravir buatan Merck dan juga Paxlovid buatan Pfizer yang sebagian sedang diupayakan ada di Indonesia.

Baca juga: Cek Fakta: Muncul Varian Delmicron, Gabung dari Delta dan Omicron

"Sepanjang 2022 maka ke dua obat ini tentu akan makin banyak diproduksi luas dan digunakan di dunia. Selain itu, kita dapat berharap akan ada lagi obat Covid-19 yang mungkin juga akan ditemukan dan digunakan di dunia, baik yang suntikan maupun yang oral," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement