Share

Hilang sejak Malam Tahun Baru, Anggota Motor XTC Ditemukan Tewas di Kebun Karet

Adi Haryanto, Koran SI · Selasa 04 Januari 2022 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 340 2526968 hilang-sejak-malam-tahun-baru-anggota-motor-xtc-ditemukan-tewas-di-kebun-karet-gUxFoHVJtJ.png Petugas saat evakuasi jenazah Ismail di perkebunan karet (foto: dok istimewa)

BANDUNG BARAT - Mayat lelaki muda yang ditemukan di tengah perkebunan karet teridentifikasi sebagai M Ismail (17), warga RT 02/12 Kampung Kiara, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Korban sebenarnya sudah dicari-cari oleh pihak keluarganya sejak dari malam Tahun Baru. Baru ketika ada informasi ada penemuan mayat lelaki muda di Perkebunan Karet, di Kampung Cipeureudey, RT 02 RW 02, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, KBB, keluarga mulai merasakan perasaan panik.

"Tadi dapat informasi ada lelaki muda ditemukan meninggal di perkebunan. Tidak lama ada yang ngasih kabar kalau itu Ismail," kata Paman Korban, Arifin (29), Senin (3/1/2022).

Baca juga:  Kabur dari Tahanan, Tersangka Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Tewas Tenggelam di Sungai

Dia mengatakan, pihak keluarga telah melakukan pencarian korban pada Sabtu hingga Minggu pas tahun baru kemarin. Namun tidak berhasil menemukannya, bahkan hilang kontak sama sekali. Hingga akhirnya ada informasi ditemukan di perkebunan karet.

Pihak keluarga menjalin komunikasi dengan korban terakhir kalinya pada Jumat (31/12/2021). Saat itu korban mengatakan kondisinya baik-baik saja dan sedang berada di rumah salah seorang temannya. Hanya saja tidak disebutkan rumah temannya di daerah mana.

"Waktu terakhir komunikasi bilangnya lagi di rumah temannya, dan sejak itu gak bisa dihubungi lagi," sambungnya.

Baca juga:  Parkir 3 Hari di Depan Rumah Makan, Sopir Truk Sudah Membusuk saat Diperiksa

Dia pun membenarkan jika identitas dan jaket yang bertuliskan salah satu organisasi kepemudaan (OKP) XTC itu adalah milik korban. Sebab diketahuinya, korban aktif tergabung di dalamnya. "Betul memang Ismail aktif di grup motor XTC," tukasnya.

Terkait informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Cipatat Ipda Trianto mengaku belum bisa menyimpulkan terkait penyebab kematian korban. Termasuk dugaan adanya konflik di antara kelompok geng motor, karena masih harus menunggu hasil pemeriksaan Inafis.

"Kita masih dalami, jadi tidak bisa menyimpulkan. Masih menunggu hasil penyelidikan tim Inafis," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini