Share

Tempat Wisata Arkeologi yang Tampilkan Temuan Mumi Mesir Kuno

Mohammad Adrianto S, Okezone · Rabu 05 Januari 2022 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 05 18 2527773 tempat-wisata-arkeologi-yang-tampilkan-temuan-mumi-mesir-kuno-livB5tk0UD.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - Negara Mesir identik dengan folklor mumi. Sudah cukup banyak mumi yang berhasil ditemukan di negara Timur Tengah tersebut.

 (Baca juga: Teknologi Digital Ungkap Misteri Mumi Firaun Amenhotep I, Faktanya Mengejutkan)

Mumi sendiri adalah sebuah mayat yang diawetkan, dikarenakan perlindungan dari dekomposisi oleh cara alami atau buatan, sehingga bentuk awalnya tetap terjaga.

Beberapa mumi ini diletakan dan dipajang di museum untuk tujuan wisata edukasi di Mesir. Melansir dari berbagai sumber, berikut sejumlah tempat wisata arkeologi yang menampilkan temuan mumi Mesir kuno dilansir beragam sumber, Rabu (5/1/2022).

1. Museum Peradaban Mesir Nasional (National Egyptian Museum of Civilisation/NMEC)

Diresmikan sejak April 2021, museum ini menjadi lokasi dipajangnya sejumlah temuan mumi yang pernah ditemukan di Mesir. Sejauh ini, setidaknya ada 22 mumi yang ditaruh di museum ini.

Museum ini sendiri menjadi museum pertama yang didedikasikan untuk penemuan-penemuan di peradaban Mesir. Selain mumi, terdapat juga peninggalan Mesir lain yang diletakan di museum ini.

Museum ini menampilkan delapan galeri tematik. Galeri-galeri tersebut adalah Royal Mummies Gallery, Dawn of Civilisation Gallery, Nile Gallery, Cairo Capital Museum, Writing Gallery, State and Society Gallery, Material Culture Gallery, damn Beliefs and Thinking Gallery.

2. Museum Agung Mesir (Grand Egyptian Museum/GEM)

Di dalam museum ini, terdapat setidaknya ratusan ribu artefak peninggalan Mesir kuno. Diketahui GEM akan menjadi tempat di mana mumi Raja Tutankhamun akan ditampilkan.

Tidak hanya itu, museum ini juga dikabarkan akan menampung peninggalan-peninggalan lain dari peradaban seperti Yunani dan Romawi kuno.

GEM akan diresmikan pada beberapa bulan mendatang. Di masa pandemi ini, museum tersebut akan menerapkan protokol ketat dan hanya akan mengizinkan sejumlah WNA yang boleh memasuki museum ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini