Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usung Alat Pereda Tingkat Stres Pengguna Jalan, Mahasiswa UNS Sabet Dua Predikat Kompetisi Internasional

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 05 Januari 2022 |20:21 WIB
Usung Alat Pereda Tingkat Stres Pengguna Jalan, Mahasiswa UNS Sabet Dua Predikat Kompetisi Internasional
Mahasiswa UNS usung alat pereda stres bagi pengguna jalan (Foto: istimewa)
A
A
A

SURAKARTA - Prestasi di tingkat internasional kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA), tim dari UNS menyabet dua gelar sekaligus, yakni medali emas dan special award.

Mereka adalah Farah Yuki Prasetyawati, Rizal Galih Pradana, Afifah Harwanti, Pradana Ricardo, dan Stefani Widyaningrum.

Rizal Galih Pradana atau yang kerap disapa Rizal menyampaikan bahwa timnya mengusung gagasan alat pereda tingkat stress pengguna jalan di lampu merah. Alat tersebut diberi nama ABIRES.

“Produk ini juga akan mengenalkan berbagai musik tradisional sebagai bentuk pelestarian budaya. ABIRES dilengkapi dengan sistem pendingin diterapkan di jalan raya sekitar lampu merah. Kami memilih untuk mengoptimalkan cahaya matahari sebagai sumber energi,” kata Rizal, Rabu (5/1/2022).

Ide tersebut dilatarbelakangi oleh tingkat stres dan lelah pengguna jalan dapat memicu berbagai macam bahaya karena tidak fokus. Musik dan pendingin dapat digunakan untuk memberi rasa rileks pengendara,” imbuh mahasiswa Program Studi (Prodi) Psikologi Fakultas Kedokteran (FK) tersebut.

Baca juga: UNS Tambah Jumlah Guru Besar, Rektor: Kado Istimewa Akhir Tahun

Kompetisi Indonesia International Applied Science Olympiad (I2ASPO) ini diikuti oleh 410 tim dari 14 negara yang dilaksanakan secara daring. Pada tahap awal dilakukan seleksi esai dan poster, kemudian dilanjutkan dengan presentasi melalui Zoom Cloud Meeting.

Baca juga: Ciptakan Alat Penyaring Limbah Tahu, Mahasiswa UNS Raih Medali Emas I2ASPO 2021

“Kami sangat tidak menyangka karena latihan presentasi cuma sekali. Modal kami adalah doa dan kepercayaan dengan tim. Semoga, akan ada produk ABIRES atau inovasi di bidang teknologi lainnya yang mampu berkolaborasi dengan banyak bidang ilmu lain secara berkelanjutan,” tutup Rizal.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement