Share

Wahidin Halim Cabut Laporan terhadap 6 Buruh yang Terobos Kantornya

Nandha Aprilia, MNC Media · Rabu 05 Januari 2022 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 05 340 2527777 wahidin-halim-cabut-laporan-terhadap-6-buruh-yang-terobos-kantornya-EXSYqaoZE0.jpg Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: Ist)

TANGERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim mencabut laporan terhadap 6 buruh yang terobos ruang kerjanya. Wahidin memilih untuk memaafkan tindakan yang dilakukan para buruh. Penyampaian maaf sekaligus pencabutan laporan ini disampaikan langsung oleh Wahidin Halim.

“Saya ini muslim dan juga santri. Sebelum kalian lahir sudah saya maafkan. Dengan ini laporan saya cabut," ujar Wahidin Halim di kediamannya, Rabu (4/1/2022).

Pria yang miliki sebutan WH itu mengaku tak sakit hati dengan dari kejadian tersebut. Dia menyampaikan segala tindak yang dia lakukan baik dari pembangunan di Provinsi Banten sebagai bentuk kasih sayangnya kepada masyarakat. "Pembangunan yang saya lakukan juga bentuk kasih sayang saya kepada masyarakat Banten," ujar WH.

Baca Juga:  6 Buruh Tersangka Perusakan Ruang Kerja Gubernur Banten Ditangkap

Sementara itu, Kuasa Hukum Gubernur Banten Asep Abdullah Busro mengungkapkan, pihaknya telah lakukan kesepakatan antara Gubernur Banten Wahidin Halim dengan para buruh.

"Kami sebagai kuasa hukum akan berkoordinasi dengan teman-teman Direktur Kriminal Umum Polda Banten dan mengurus secara administratif," ungkapnya.

Diakui Asep, bahwa kasus ini telah ditutup dan tuntas pada hari ini. Di sisi lain, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriyadi juga turut menyampaikan bahwa kasus ini telah tuntas.

"Pada hari ini sudah tuntas dengan adanya kesepakatan berdamai," tuturnya.

Baca Juga:  Gubernur Banten Murka Kantornya Diacak-acak Buruh, Kepala Satpol PP Dicopot!

Senada diungkap Sahuri (33), mewakili teman-teman buruh menyampaikan permintaan maaf atas apa yang terjadi. "Saya minta maaf atas kejadian kemarin. Itu saya lakukan spontanitas saja. Tidak ada tujuan menghujat Bapak Gubernur Wahidin," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini