Share

Bandung Heboh! Puluhan Tukang Tato Ngamuk dan Keroyok Warga di Kawasan Wisata Asia Afrika

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 05 Januari 2022 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 05 340 2527787 bandung-heboh-puluhan-tukang-tato-ngamuk-dan-keroyok-warga-di-kawasan-wisata-asia-afrika-y5ZoMGct3g.jpg Korban pengeroyokan tukang tato/ ist

BANDUNG -Peristiwa pengeroyokan yang dilakukan puluhan pria tak dikenal di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat membuat heboh jagat dunia maya.

(Baca juga: Aceh Gempar! Sepasang Kekasih Dihukum Masuk Got Usai Tepergok Mesum)

Kejadian tersebut menjadi viral setelah korban, Wulan Dwi Cantika (16) mengunggah kabar yang menimpa ayahnya itu di akun media sosialnya.

Dalam keterangannya, korban mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula saat dirinya menggunakan jasa tukang tato temporer yang memang kerap mangkal di kawasan wisata itu, Senin malam 3 Desember 2022.

(Baca juga: 10 Pemuda Pengeroyok Bripda Rio di Tanjung Priok Ditangkap)

Dijelaskannya, tukang tato temporer tersebut awalnya menawarkan harga pembuatan tato Rp3.000 per cm. Namun, saat tato selesai, korban diminta membayar Rp1 juta.

Namun, harga tato yang fantastis itu membuat korban kebingungan. Pasalnya, harga tato tersebut di luar ekspektasinya. Terlebih, ukuran tato tersebut terbilang kecil dan temporer.

Korban pun tetap dipaksa untuk membayar Rp1 juta. Merasa tak bisa membayar, korban lalu menghubungi ayahnya yang saat itu sedang berjaga di pos salah satu organisasi masyarakat tak jauh dari lokasi kejadian.

Tiba di lokasi kejadian, ayah korban sempat terlibat cekcok mulut dengan tukang tato dan berakhir dengan pengeroyokan oleh tukang tato dan puluhan pria lain yang diduga komplotan tukang tato itu.

Ayah korban tidak hanya dikeroyok menggunakan tangan kosong, namun juga dipukuli menggunakan helm hingga mengalami luka-luka di bagian wajahnya.

"Ayah saya dihajar sama 20 orang di situ, ayah saya di siksa sampai ayah saya gak bisa ngapa ngapain juga masih disiksa, saya juga kena sama istri si tukang tato tipunya," kata dia," ujar Wulan.

Kapolsek Regol Kompol Edy Kusmawan membenarkan peristiwa pengeroyokan tersebut. Pihaknya kini sedang melakukan penyidikan untuk menangkap para pelaku.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

"Korban sudah membuat laporan dan saat ini sudah dalam penyidikan," kata Edy, Rabu (5/1/2022).

Edy juga mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap saksi korban serta saksi lainnya. "Saat ini, pelaku tengah dalam pengejaran anggota," tegasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini