Negara-negara Barat telah menyerukan agar semua pihak menahan diri. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price memperingatkan pasukan Rusia di Kazakhstan agar tidak mengambil kendali atas lembaga-lembaga negara.
“Amerika Serikat dan, sejujurnya, dunia akan mengawasi setiap pelanggaran hak asasi manusia,” terangnya.
Pemimpin oposisi Kazakh yang berbasis di Prancis Mukhtar Ablyazov mengatakan bahwa rezim yang berkuasa di negara itu hampir berakhir.
“Sekarang tinggal pertanyaan berapa lama,” kata mantan menteri energi itu kepada AFP dalam sebuah wawancara.
"Secara harfiah dalam tiga hari sebuah revolusi terjadi, dan itu benar-benar sebuah revolusi dalam kesadaran publik ... orang-orang mengerti bahwa mereka tidak lemah,” lanjutnya.
(Susi Susanti)