Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keris Empu Gandring, Pusaka dari Batu Meteor dengan Kutukan Berdarah

Tim Okezone , Jurnalis-Minggu, 09 Januari 2022 |05:05 WIB
Keris Empu Gandring, Pusaka dari Batu Meteor dengan Kutukan Berdarah
Ilustrasi keris (Foto: Ist)
A
A
A

Hal tersebut memicu terjadinya perang yang menewaskan Tohjaya. Setelah keadaan dikuasai, Ranggawuni mengambil alih tahta kerajaan. Di masa Ranggawuni disebutkan sebagai masa damai Kerajaan Singasari. 

Keris Empu Gandring hilang tak diketahui keberadaannya setelah Tohjaya terbunuh. Namun, beberapa sumber spritual menyebutkan, keris tersebut sebenarnya tidak hilang. Dalam arti, hilang musnah dan benar-benar tidak ketahuan keberadannya.

Dalam sejarah ataupun legenda ternyata ada 7 (tujuh) orang terbunuh oleh keris itu, yaitu Empu Gandring (pembuat keris), Kebo Ijo (rekan Ken Arok), Tunggul Ametung (penguasa Tumapel saat itu), Ken Arok (pendiri Kerajaan Singasari).

Kemudian, Ki Pengalasan (pengawal Anusapati yang membunuh Ken Arok), Anusapati (anak Ken Dedes yang memerintah Ki Pengalasan membunuh Ken Arok), dan Tohjaya (putra Ken Arok dari selirnya Ken Umang tidak terbunuh oleh keris ini). Terakhir Ken Dedes yang mati oleh keris itu.

Kemudian, keris itu diambil oleh raja Jawa yang memiliki kesaktian luar biasa untuk memusnahkan keris itu dibuang ke kawah Gunung Kelud di Jawa Timur. (diolah dari berbagai sumber)

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement