Share

Pria Ini Siram Anak dan Istri Sirihnya dengan Air Keras karena Ditolak Rujuk

Dede Febriansyah, MNC Portal · Selasa 11 Januari 2022 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 340 2530469 pria-ini-teror-dan-siram-anak-dan-istri-sirihnya-dengan-air-keras-karena-ditolak-rujuk-JBVaaFrzap.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

PALEMBANG - Susanti Hariyani (30) dan anaknya, DA (7), menjadi korban penyiraman air keras yang dilakukan oleh mantan suami sirihnya, MYE. Akibat penganiayaan tersebut, keduanya mengalami luka bakar di wajah dan sejumlah bagian tubuh.

Susanti mengatakan, bahwa dirinya sudah lebih dari satu tahun berpisah dengan MYE karena sering kali mendapat perlakuan kasar dari suaminya tersebut. Kini dirinya memilih untuk kembali tinggal di rumah ibunya.

"Dia (MYE) selama ini memang sering membuntuti saya bahkan sampai benar-benar mengganggu saya. Dia itu mau mengajak rujuk lagi, tapi saya tidak mau lagi," ujar Susanti saat dihubungi, Selasa (11/1/2022).

Diungkapkan Susanti, bahwa peristiwa penyiraman air keras tersebut terjadi di kediaman ibu kandungnya yang berada di Jalan Aman Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, sekitar pukul 15.00 WIB.

"Anak saya terkena siraman air keras karena dia waktu kejadian berada di dekat saya, makanya ikut kena. Sebenarnya saya nikah siri dengan dia (MYE). Kami belum punya anak. Ini anak dari suami saya sebelumnya," tambahnya.

Selama berpisah, kata Susanti, dirinya pernah memberi kesempatan kepada MYE agar merubah sifat kasar yang dilakukan kepadanya sebagai syarat untuk bisa merajut rumah tangga kembali dengannya.

"Suami saya tidak pernah menjatuhkan talak ke saya. Tapi saya sudah tidak mau sama dia. Saya tidak tahan lagi hidup dan tinggal sama suami seperti itu. Kesempatan yang saya beri agar dia bisa berubah tampaknya tidak dilakukannya," kata Susanti.

Dikatakan Susanti, dirinya juga sering memergoki suaminya tersebut beberapa kali berusaha masuk ke rumah kediaman orang tuanya dengan cara mencongkel pintu dan jendela hingga mematikan aliran listrik.

"Saya juga beberapa kali mendapati dia mencongkel rumah ibu saya. Waktu itu saya dengar seperti ada suara orang congkel pintu. Saya pikir itu ibu sudah pulang, tapi ternyata bukan. Saya lihat dia yang congkel, terus saya teriak maling jadinya dia pergi," ujarnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, Susanti sangat berharap polisi segera menangkap suaminya yang hingga kini masih bebas berkeliaran diluar sana.

“Saya merasa terancam, bagaimana kalau dia kembali melakukan yang tidak-tidak ke saya dan keluarga. Saya berharap polisi segera menangkap dia. Soalnya perbuatan dia benar-benar sudah sangat keterlaluan. Sudah sangat membahayakan nyawa saya dan keluarga," kata Susanti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini