“Dari hasil pemeriksaan tambahan terhadap pelapor, bahwa pelapor mengakui terkait laporannya tentang penganiayan dan pelecehan seksual tersebut tidak pernah terjadi atau tidak benar,” ujar Sumardi kepada wartawan, Rabu (12/1/2022).
Baca juga: Bejat! Pengasuh Ponpes di Solok Sumbar Sodomi 3 Santri, Ini Awal Kasus Terkuak
Polisi lantas memeriksa pelapor. Belakangan, DN mengaku sengaja membuat laporan palsu untuk sensasi. Dia ingin beritanya viral sehingga menarik perhatian orang.
Terhadap peristiwa ini tambah Sumardi, penyidik telah melakukan pemeriksaan tambahan terhadap pelapor.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.