Share

Prostitusi Online Libatkan Anak di Bawah Umur Dibongkar Polisi

Antara, · Kamis 13 Januari 2022 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 13 340 2531650 prostitusi-online-libatkan-anak-di-bawah-umur-dibongkar-polisi-86HyFvGfHI.jpg Ilustrasi: Okezone

PONTIANAK - Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, mengamankan sembilan orang muncikari prostitusi online yang melibatkan anak-anak di bawah umur di Kota Pontianak.

(Baca juga: 3 Kasus Prostitusi yang Libatkan Anak di Bawah Umur, Nomor 2 Bikin Miris)

"Pengungkapan empat kasus prostitusi online ini juga tidak terlepas dari laporan masyarakat yang langsung ditindaklanjuti oleh Tim Direskrimum Polda Kalbar," kata Direktur Ditreskrimum Polda Kalbar Kombes (Pol) Aman Guntoro di Pontianak, Kamis (13/1/2022).

(Baca juga: Remaja Cantik Jajakan Diri Lewat Aplikasi Kencan Ditangkap Polisi)

Menurutnya, dari empat kasus prostitusi yang dibongkar, semua lokasinya berada di Kota Pontianak yang diungkap sepanjang Januari 2022, dan diamankan sembilan orang tersangka (mucikari).

"Dalam kasus ini tercatat korbannya sebanyak 18 orang, terdiri dari tujuh orang masih anak di bawah umur, dan sebanyak 11 orang dewasa," ujarnya.

Para tersangka diancam UU No. 35/2014 tentang Perubahan UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak dan KUHP dengan ancaman 10 tahun kurungan penjara, dan denda Rp200 juta.

"Dari hasil pemeriksaan kami, para tersangka melakukan aksinya dengan media sosial. Metode atau modus yang digunakan oleh para tersangka, yakni di sana (melalui aplikasi) mereka menawarkan dan memasang tarif untuk berkencan," ungkapnya.

Dia menambahkan para korban rata-rata diiming-imingi uang oleh para tersangka, sehingga korbannya menjadi tergiur untuk mendapat uang dengan mudah melalui jalan singkat, seperti yang dilakukan tersebut, yakni transaksi seks tersebut.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

"Dari pengakuan mereka tarif yang ditawarkan mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1 juta untuk satu kali kencan," katanya.

Dalam kesempatan itu, dia berharap kepada orangtua agar mengawasi pergaulan anak-anak mereka agar tidak salah dalam memilih teman.

"Kami juga berharap kepada para tokoh masyarakat dan agama agar ikut memberikan imbauan, sehingga para generasi muda sekarang tidak salah dalam bergaul," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini