Dinas Intelijen MI5 Peringatkan Agen Partai Komunis China Aktif di Parlemen Inggris

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 14 Januari 2022 07:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 18 2531972 dinas-intelijen-mi5-peringatkan-agen-partai-komunis-china-aktif-di-parlemen-inggris-LIwjzYblb7.jpg Foto: Reuters.

LONDON – Dinas intelijen domestik Inggris MI5 telah memperingatkan anggota parlemen bahwa Partai Komunis China (PKC) telah memiliki “agen” untuk menggunakan pengaruh yang tidak pantas pada anggota parlemen Inggris.

MI5 mengirimkan peringatan dan foto wanita bernama Christine Lee pada Kamis (13/1/2022), menuduh wanita itu dia "terlibat dalam kegiatan campur tangan politik" di Inggris atas nama PKC.

BACA JUGA: Parlemen Inggris Larang Duta Besar China Datang

Pimpinan Parlemen Inggris Parlemen Lindsay Hoyle mengatakan bahwa MI5 telah menemukan bahwa Lee telah “memfasilitasi sumbangan keuangan untuk melayani dan calon anggota parlemen atas nama warga negara asing yang berbasis di Hong Kong dan China".

Hoyle mengatakan Lee telah terlibat dengan kelompok parlemen all-party, yang sekarang telah dibubarkan, etnis Cina di Inggris, demikian diwartakan Reuters.

Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel mengatakan kepada wartawan bahwa perilaku Lee saat ini di bawah ambang batas kriminal untuk menuntutnya. Namun, dia mengatakan bahwa dengan mengeluarkan peringatan, pemerintah dapat memperingatkan anggota parlemen tentang upaya Lee untuk memengaruhi mereka secara tidak patut.

Patel mengatakan "sangat memprihatinkan" bahwa seorang individu yang bekerja atas nama PKC telah menargetkan anggota parlemen.

BACA JUGA: Eks Diplomat Inggris Ramalkan Penggulingan Presiden China Xi Jinping

Lee adalah pendiri firma hukum, yang memiliki kantor di London dan Birmingham, menurut seorang pejabat pemerintah. Seorang wanita yang menjawab telepon di kantor Birmingham mengatakan: "kami tidak menerima panggilan sekarang". Permintaan komentar yang ditinggalkan di kantor London tidak dijawab.

Lee terdaftar di bawah firma hukum Christine Lee & Co sebagai warga negara Inggris dalam pengarsipan keuangan dengan Companies House, daftar perusahaan Inggris.

Firma hukum itu mencantumkan di situs webnya salah satu perannya sebagai penasihat hukum untuk kedutaan besar China di Inggris.

Kedutaan China di London tidak menanggapi permintaan komentar.

Hubungan Inggris dengan China telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir karena masalah termasuk Hong Kong dan Xinjiang.

Tahun lalu MI5 mendesak warga Inggris untuk memperlakukan ancaman mata-mata dari Rusia, China dan Iran dengan kewaspadaan seperti layaknya terorisme.

Mata-mata Inggris mengatakan China dan Rusia masing-masing berusaha mencuri data sensitif komersial dan kekayaan intelektual serta ikut campur dalam politik domestik dan menabur informasi yang salah.

Duta Besar China untuk Inggris dilarang menghadiri acara di parlemen Inggris tahun lalu karena Beijing memberlakukan sanksi terhadap anggota parlemen yang menyoroti dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang.

China menjatuhkan sanksi pada sembilan politisi Inggris pada Maret tahun lalu karena menyebarkan apa yang dikatakannya sebagai "kebohongan dan disinformasi" atas perlakuan terhadap Muslim Uyghur di ujung barat negara itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini