Tiga Warga Malang Terpapar Covid-19 Omicron, Satu Lingkungan Lockdown

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 15 Januari 2022 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 340 2532746 tiga-warga-malang-terpapar-covid-19-omicron-satu-lingkungan-lockdown-T2aybbD4UU.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

MALANG - Sejumlah warga Kabupaten Malang dikonfirmasi terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 Omicron. Ketiga pasien ini berasal Jalan Segaran IV RT 10 RW 2 Segaran, Karanglo, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Dari informasi yang dihimpun, pasien tersebut telah dijemput dan dibawa ke tempat isolasi terpusat (isoter) di Kepanjen, pada Sabtu pagi (15/1/2022) pukul 10.15 WIB.

Sementara lingkungan sekitar lokasi ditutup dari keluar masuk akses warga dari luar lingkungan. Warga dari luar lingkungan yang tidak berkepentingan tidak diperkenankan untuk memasuki Jalan Segaran IV RT 2 RW 10 Desa Segaran.

Tampak petugas dari Satgas Covid-19 Kecamatan Singosari berjaga di tenda yang terpasang di ujung jalan masuk kompleks permukiman.

Ketua RT 2 RW 10 Herman mengakui ada tiga warganya positif terpapar Covid-19 Omicron. Tetapi dirinya tak mengetahui pasti sebab ia hanya diberikan informasi dari pihak perangkat Desa Banjararum.

"Itu kalau detailnya saya tidak tahu pasti, dapat info dari perangkat desa, warga saya ada yang positif saya sendiri tidak tahu. Sebelum ditutup pihak kesehatan datang ke sini, dijemput dibawa ke rusunawa Kepanjen. Satu keluarga ibu dan anak sama cucunya satu," kata Herman ditemui wartawan di Jalan Segaran, Banjararum, Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu sore.

Menurutnya, tiga warganya terpapar Covid-19 Omicron terdiri dari seorang balita berusia 16 bulan dan dua orang perempuan yang tak lain adalah ibu dan nenek dari sang balita tersebut.

"Tiga orang dewasa dua orang, anak-anak satu, yang perempuan dua, satu laki-laki itu anak kecil. Jadi itu masih satu keluarga, ibu, anaknya, dan cucunya," ujarnya.

Ia menambahkan, bila ketiganya telah dievakuasi ke isolasi terpusat (isoter) Rusunawa di Kepanjen. Tetapi saat ditanya dari mana riwayat perjalanan yang bersangkutan, Herman mengaku tak mengetahui pasti, mengingat informasi yang didapatnya sang suami terlebih dahulu positif Covid-19 Omicron di Surabaya.

"Suaminya itu di Surabaya positif, cuma ceritanya nggak tahu. Akhirnya ada petugas datang ke sini ya akhirnya sini positif sini di lockdown," ungkap dia.

Kini akibat tiga warganya yang terpapar Covid-19 Omicron lingkungan sekitar RT 2 RW 10 Desa Segaran yang jadi tempat tinggal sang pasien ditutup sementara alias lockdown. Akses masuk orang di luar lingkungan itu tidak diperkenankan.

"Bilangnya cuma pembatasan kegiatan saja, kalau lockdown sekarang terlalu ekstrim. Cuma pembatasan yang boleh keluar masuk cuma warga sini warga yang dari luar kalau tidak ada kepentingan, tidak boleh masuk," tukasnya.

Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto mengungkapkan, telah memerintahkan untuk melakukan penjagaan mobilitas warga di sekitar tempat tinggal pasien. Selain itu tracing dan testing juga terus dilakukan kepada mereka yang terindikasi kontak erat dengan tiga pasien Covid-19 Omicron.

"Ada 3 yang positif di banjarun ketiga-tiganya sudah isolasi kita tracing, tracing sudah kita lakukan dalam rangka menjaga keseluruhannya. Di lingkungan sana hari ini sementara berikan tugas, ada petugas satgas yang memang untuk mengamankan bagaimana lalu lintas pertemuan disana, disana lockdown," beber Didik dikonfirmasi terpisah saat ditemui di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini